Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PERJALANAN Ruben Amorim di kursi panas Old Trafford resmi mencapai titik kulminasinya pada awal Januari 2026. Datang dengan reputasi mentereng sebagai 'pelatih muda berbakat Eropa' yang sukses memutus puasa gelar Sporting CP, Amorim memikul beban berat untuk mengembalikan kejayaan Manchester United pasca-era Erik ten Hag. Namun, realita di Liga Inggris (Premier League) ternyata menyajikan tantangan yang jauh lebih kompleks daripada sekadar penerapan formasi tiga bek.
Bagi para penggemar sepak bola dan analis taktik, masa bakti Amorim selama kurang lebih 14 bulan (November 2024 – Januari 2026) menawarkan studi kasus menarik tentang adaptasi, filosofi taktik, dan tekanan media Inggris.
Meski masa jabatannya diwarnai inkonsistensi, Ruben Amorim bukan tanpa capaian. Prestasi paling nyata yang tercatat dalam buku sejarah Manchester United adalah keberhasilannya meraih penghargaan bulanan bergengsi pada musim 2025/2026.
Puncak performa Manchester United di bawah asuhan Amorim terjadi pada Oktober 2025. Setelah serangkaian hasil yang naik-turun, Setan Merah menunjukkan potensi terbaik dari sistem 3-4-3 andalan pelatih asal Portugal tersebut.
Untuk menilai prestasi secara objektif, kita perlu melihat data statistik. Hingga Januari 2026, Amorim telah memimpin United dalam lebih dari 60 pertandingan di semua kompetisi. Berikut adalah gambaran umum rapor kinerjanya:
| Kategori | Statistik Estimasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Win Rate (Persentase Kemenangan) | ~39% - 45% | Angka ini tergolong rendah untuk standar klub "Big Six", mencerminkan kesulitan tim dalam menjaga konsistensi. |
| Posisi Klasemen Akhir | Ke-6 (Januari 2026) | Meninggalkan klub di posisi 6 klasemen sementara saat berpisah, sedikit lebih baik dari posisi musim sebelumnya (ke-15 di 2024/25). |
| Belanja Pemain | €280 Juta+ | Investasi besar untuk mendatangkan pemain yang cocok dengan skema 3-4-3, namun hasil di lapangan (ROI) dinilai belum maksimal. |
Salah satu 'prestasi' non-trofi yang dibawa Amorim adalah keberaniannya mengubah DNA taktik United. Berbeda dengan pendahulunya yang sering terpaku pada 4-2-3-1, Amorim konsisten menerapkan sistem 3-4-2-1 atau 3-4-3.
Secara permainan, Amorim berhasil membuat United lebih dominan dalam penguasaan bola di area lawan (Time in Winning Positions meningkat signifikan dibanding era Ten Hag). Pemain seperti Rasmus Hojlund dan Bruno Fernandes sempat menunjukkan lonjakan performa dalam peran baru mereka. Namun, sistem ini sering kali terekspose saat transisi bertahan, menyebabkan United kebobolan banyak gol dari serangan balik cepat, sebuah kelemahan yang gagal diperbaiki hingga akhir masa jabatannya.
Dalam membicarakan prestasi, objektivitas menuntut kita juga melihat rekor negatif yang tercipta. Tahun 2025 disebut oleh beberapa media sebagai 'tahun suram' karena United mencatatkan lebih banyak kekalahan daripada kemenangan dalam satu tahun kalender.
Menilai prestasi Ruben Amorim di Manchester United adalah tentang melihat dua sisi mata uang. Di satu sisi, ia gagal mempersembahkan trofi mayor (Premier League/UCL) dan pergi dengan statistik kemenangan yang kurang impresif. Namun, di sisi lain, ia berani melakukan perombakan fundamental pada gaya main United dan memberikan momen magis seperti kemenangan di Anfield serta penghargaan Manager of the Month.
Bagi fans United, era Amorim mungkin akan dikenang sebagai masa transisi yang penuh turbulensi, sebuah eksperimen taktik yang menjanjikan di atas kertas, namun tersandung kerasnya realita kompetisi Liga Inggris.
Ruben Amorim resmi dipecat Manchester United pada Januari 2026. Simak profil lengkap, statistik, dan jejak karir dari kejayaan di Sporting CP hingga masa sulit di Old Trafford.
MU memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Amorim pada Senin (5/1) setelah hanya mampu mencatatkan 25 kemenangan dari 63 pertandingan di semua kompetisi.
Amorim resmi diberhentikan pada Senin (5/1) sehari setelah Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Leeds United.
Keputusan tersebut diambil lantaran meningkatnya ketegangan antara Ruben Amorim dan jajaran petinggi klub dalam beberapa hari terakhir, termasuk dengan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox.
Manchester United resmi memecat Ruben Amorim. Simak reaksi kontras para pemain mulai dari penghormatan Bruno Fernandes hingga respons kontroversial Alejandro Garnacho.
Pemecatan Ruben Amorim menutup 14 bulan perjalanannya di Manchester United. Simak kilas balik saat Amorim sempat digadang-gadang menjadi pelatih harapan baru Setan Merah.
SEORANG pendukung Manchester United (MU), Frank Illet, tinggal selangkah lagi menuntaskan nazarnya untuk memotong rambut setelah tim kesayangannya mencatat empat kemenangan beruntun.
Thomas Frank terpaksa membela anak asuhnya Christian Romero untuk kedua kalinya dalam seminggu setelah laga Man United vs Tottenham di Liga Inggris.
Lini depan Tottenham yang dihuni nama-nama seperti Randal Kolo Muani, Wilson Odobert, Richarlison, Dominic Solanke, Mathys Tel, Mohamed Kudus, dan Xavi Simons
Pelatih Spurs, Thomas Frank, mengonfirmasi bahwa dua bek andalannya, Cristian Romero dan Micky van de Ven, berpeluang besar untuk tampil.
Pertandingan tersebut dijadwalkan kick-off pada Sabtu (7/2) pukul 19.30 WIB, dengan Setan Merah bertekad mengakhiri rekor delapan pertandingan tanpa kemenangan
Manchester United menghadapi tantangan berat saat bersua Tottenham Hotspur pada lanjutan Liga Primer Inggris di Old Trafford, Sabtu (7/2) malam ini pukul 19.30 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved