Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJER Manchester United, Michael Carrick, meluapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit setelah timnya ditahan imbang 2-2 oleh Bournemouth pada laga lanjutan Liga Primer Inggris di Stzadion Vitality, Jumat (21/3) dini hari. Carrick menyoroti perbedaan keputusan penalti dan peran VAR yang dinilai tidak konsisten dalam laga tersebut.
Manchester United sempat dua kali unggul, namun gagal mengamankan poin penuh. Carrick menilai momen krusial terjadi saat timnya tidak diberikan penalti kedua ketika Amad Diallo dijatuhkan oleh Adrien Truffert di kotak terlarang. Padahal sebelumnya, MU membuka keunggulan melalui titik putih lewat eksekusi Bruno Fernandes.
Kekecewaan Carrick memuncak saat situasi serupa justru berbuah penalti bagi tuan rumah setelah Harry Maguire dianggap melanggar Evanilson. Insiden tersebut juga berujung kartu merah bagi Maguire dan gol penyama kedudukan bagi Bournemouth.
“Memberi satu penalti tetapi tidak yang lain, saya benar-benar tidak bisa memahaminya. Itu gila,” ujar Carrick usai pertandingan.
Meski menerima keputusan kartu merah untuk Maguire, Carrick mempertanyakan mengapa VAR tidak melakukan intervensi pada insiden yang menimpa Diallo.
Ia menilai jika konsistensi terjaga, hasil pertandingan bisa saja berbeda bagi Setan Merah.
“Saya kira VAR ada untuk memperjelas dan menjaga konsistensi, tetapi yang terjadi justru dua keputusan berbeda,” tambahnya. “Jika kami mendapat penalti itu, pertandingan bisa berjalan berbeda.”
Dalam jalannya laga, gol-gol United lahir dari penalti Bruno Fernandes dan gol bunuh diri James Hill. Sementara itu, Bournemouth memberikan perlawanan sengit melalui serangan balik cepat yang diselesaikan oleh Ryan Christie sebelum akhirnya menyamakan kedudukan lewat titik putih.
Hasil imbang ini memang menghambat ambisi MU untuk menjauh di posisi ketiga klasemen. Namun, mereka sejauh ini masih aman di jalur Liga Champions dengan keunggulan tujuh poin atas Chelsea yang berada di peringkat keenam.
Manchester United kini akan memasuki jeda kompetisi selama lebih dari tiga pekan karena agenda internasional dan jadwal perempat final Piala FA. Carrick optimistis jeda ini akan menjadi momentum kebangkitan timnya.
“Kami seharusnya bisa mendapatkan lebih banyak dari laga ini, tetapi ini bukan akhir segalanya. Kami akan kembali lebih kuat setelah jeda,” pungkasnya. (AFP/Z-1)
Laga Liga Primer Inggris antara Bournemouth dan Manchester United berakhir imbang 2-2 usai Harry Maguire diganjar kartu merah.
Manchester United bertandang ke markas Bournemouth dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan catatan head-to-head kedua tim.
Burnley mencetak sejarah kelam di Turf Moor setelah ditahan imbang Bournemouth 0-0. Hasil ini membuat skuad Scott Parker kian dekat dengan pintu degradasi Championship.
Burnley jamu Bournemouth di pekan ke-30 Premier League 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci kedua tim di sini.
Bournemouth ditahan imbang Brentford 0-0. Manajer Andoni Iraola kecam keputusan wasit yang tidak memberikan penalti setelah Marcus Tavernier dijatuhkan.
Gelandang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, kembali dipercaya memperkuat The Three Lions setelah menunjukkan performa impresif di bawah asuhan Michael Carrick.
Laga Liga Primer Inggris antara Bournemouth dan Manchester United berakhir imbang 2-2 usai Harry Maguire diganjar kartu merah.
Manchester United bertandang ke markas Bournemouth dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan catatan head-to-head kedua tim.
Manchester United dan Bayern Muenchen dikabarkan bersaing ketat mendapatkan bintang Nottingham Forest, Elliot Anderson, dengan nilai transfer fantastis.
Cassemiro, sebelumnya, telah mengumumkan pada Januari lalu bahwa ia akan meninggalkan Old Trafford saat kontraknya yang bernilai £350.000 per minggu berakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved