Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Andoni Iraola Berang, Keputusan Wasit dalam Laga Bournemouth vs Brentford Dinilai "Tak Bisa Diterima"

Thalatie K Yani
04/3/2026 05:48
Andoni Iraola Berang, Keputusan Wasit dalam Laga Bournemouth vs Brentford Dinilai
Bournemouth ditahan imbang Brentford 0-0. Manajer Andoni Iraola kecam keputusan wasit yang tidak memberikan penalti setelah Marcus Tavernier dijatuhkan.(Bournemouth)

MANAJER Bournemouth, Andoni Iraola, meluapkan kemarahannya setelah timnya gagal mendapatkan penalti dalam laga imbang tanpa gol melawan Brentford di Vitality Stadium. Meski memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi sembilan laga di Liga Premier Inggris, Iraola merasa timnya dirugikan oleh keputusan pengadil lapangan.

Insiden yang memicu kontroversi tersebut terjadi ketika Marcus Tavernier terjatuh saat berupaya menjangkau umpan silang. Dalam tayangan ulang, bek Brentford Michael Kayode terlihat mengenai betis gelandang The Cherries tersebut, namun wasit Craig Pawson tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

"Ada penalti yang jelas. Mustahil untuk tidak [memberikannya]. Saya tidak bisa menerimanya," tegas Iraola kepada TNT Sports.

Ketegangan semakin memuncak karena keputusan tersebut tetap tidak berubah meskipun terdapat teknologi bantuan wasit (VAR).

"Ini tidak bisa diterima. Saya bahkan lebih marah jika mereka memutuskan setelah melihat tayangan ulang bahwa itu tidak cukup [untuk penalti]. Saya jauh lebih marah," tambah manajer asal Spanyol tersebut.

Dominasi Tanpa Gol

Bournemouth sebenarnya tampil dominan sepanjang laga namun gagal mengonversi sejumlah peluang emas. Tavernier menjadi pemain yang paling tidak beruntung setelah dua kali upayanya membentur tiang gawang, termasuk satu peluang jarak dekat di awal babak kedua.

Di sisi lain, Brentford tampil lebih pasif pada babak pertama sebelum mulai menunjukkan intensitas serangan setelah jeda. Kiper Bournemouth, Djordje Petrovic, harus melakukan penyelamatan refleks yang gemilang untuk menggagalkan sundulan Sepp van den Berg yang nyaris memecah kebuntuan bagi tim tamu.

Drama Menit Akhir

Drama berlanjut pada menit ke-79 ketika striker andalan Bournemouth, Evanilson, berhasil menyarangkan bola ke gawang Caoimhin Kelleher setelah melewati dua pemain bertahan. Namun, selebrasi publik tuan rumah seketika terhenti setelah hakim garis mengangkat bendera pertanda offside.

Memasuki masa injury time, pemain pengganti Eli Junior Kroupi hampir saja menjadi pahlawan kemenangan. Sayangnya, sontekan pertamanya di menit ke-93 hanya bergulir tipis di samping gawang Brentford.

Hasil imbang ini merupakan yang ke-13 bagi Bournemouth musim ini, catatan tertinggi di divisi utama. Tambahan satu poin membawa Bournemouth naik ke peringkat sembilan dengan 40 poin, sementara Brentford tertahan di posisi ketujuh dengan mengoleksi 44 poin. Meski rekor tak terkalahkan terus berlanjut, Bournemouth kini tercatat belum pernah menang melawan Brentford dalam delapan pertemuan terakhir di liga. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya