Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Manchester City bangkit dari ketertinggalan untuk meraih kemenangan dramatis atas Real Madrid dalam lanjutan Liga Champions. Berlanngsung di Santiago Bernabeu, laga Madrid vs Man City berakhir dengan skor 1-2. Dengan kemenangan itu, The Citizens kembali menembus delapan besar klasemen fase liga.
Tertinggal lebih dulu lewat gol Rodrygo pada menit ke-28, City merespons dengan cepat. Nico O’Reilly menyamakan kedudukan tak lama kemudian, sebelum Erling Haaland memastikan The Citizens unggul lewat penalti di penghujung babak pertama.
Kedua tim terus saling memberi ancaman di babak kedua, namun City berhasil mempertahankan keunggulan dan mengamankan tiga poin yang membuat mereka naik ke peringkat empat klasemen, sekaligus menjaga peluang meraih posisi unggulan agar terhindar dari babak play-off.
Laga tersebut langsung panas ketika wasit Clement Turpin menunjuk titik putih dalam 90 detik pertama. Namun VAR membatalkan keputusan itu karena pelanggaran Matheus Nunes terhadap Vinicius Junior terjadi di luar kotak penalti. Usaha jarak jauh Federico Valverde kemudian melebar setelah mengenai pemain City.
City menguasai penguasaan bola namun sulit menciptakan peluang bersih, dan justru kecolongan lewat serangan balik cepat yang diselesaikan Rodrygo dari sudut sempit pada menit ke-28.
Keunggulan Madrid hanya bertahan tujuh menit. Sundulan kuat Josko Gvardiol dari sepak pojok Jeremy Doku ditepis Thibaut Courtois, namun O’Reilly tampil cepat menyambar bola rebound untuk menyamakan kedudukan. Man City kemudian berbalik unggul menjelang turun minum setelah VAR menemukan tarikan Antonio Rüdiger terhadap Haaland. Striker Norwegia itu mengeksekusi penalti dengan dingin.
City berpeluang memperlebar keunggulan ketika O’Reilly melepas umpan matang kepada Haaland, namun dua penyelamatan beruntun Courtois menggagalkan upaya tersebut dan juga tembakan lanjutan dari Rayan Cherki.
Babak kedua tetap berjalan intens. Jude Bellingham nyaris menyamakan kedudukan ketika bola chip-nya melewati Donnarumma namun melambung tipis di atas gawang. Courtois kembali diuji oleh sepakan Doku, sementara Endrick hampir mencetak gol penyeimbang setelah tembakannya membentur mistar di menit-menit akhir. (E-3)
Meski sukses mengamankan kemenangan 2-0 Real Madrid vs Levante dalam lanjutan La Liga, Sabtu (17/1), skuat Los Blancos harus menelan pil pahit berupa sorakan dan siulan ejekan dari pendukung
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan masih berlangsung dengan tensi tinggi, di mana setiap kesalahan operan dari pemain Madrid langsung disambut dengan teriakan ejekan
Los Blancos menargetkan kemenangan ke-15 di liga sekaligus mengamankan tiga poin di kandang sendiri, meski menghadapi Levante yang tengah berada dalam tren positif.
Preview La Liga Real Madrid vs Levante 17 Januari 2026. Los Blancos krisis pemain inti, mampukah Arbeloa raih kemenangan perdana?
Alvaro Arbeloa menilai dedikasi Vinicius Junior untuk selalu memberikan yang terbaik dalam kondisi apa pun adalah aset krusial bagi Real Madrid.
Gerard Pique kembali menyindir Alvaro Arbeloa usai Real Madrid kalah tragis dari tim kasta kedua Albacete di debut kepelatihannya.
Klasemen Liga Inggris pekan ke-22: Arsenal tetap di puncak meski imbang, sementara Man City dan Aston Villa kompak menelan kekalahan pahit.
Debut Carrick di bangku pelatih Setan Merah langsung menghadirkan kesan positif. Pelatih interim hingga akhir musim itu berani merombak susunan pemain
Keputusan VAR tersebut sempat memicu protes keras dari Michael Carrick di pinggir lapangan.
Kunci kemenangan United terletak pada kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang. Gol Bryan Mbeumo pada menit ke-65 adalah hasil dari skema serangan balik klasik.
Babak pertama berjalan dengan tensi tinggi dan penuh kontroversi. Manchester United sebenarnya sempat merayakan gol melalui aksi Amad Diallo pada menit ke-34 dan Bruno Fernandes,
Manchester United tampil sangat berbahaya melalui skema serangan balik cepat. Baru menit ke-3, Harry Maguire nyaris membawa publik Old Trafford bergemuruh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved