Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas Indonesia Shin Tae-yong menjanjikan permainan skuad Garuda akan lebih menyerang menghadapi Vietnam pada laga kedua Grup D Piala Asia 2023. Kemenangan wajib dipetik timnas demi menjaga peluang ke 16 besar.
Duel Indonesia melawan Vietnam yang akan digelar di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Jumat (19/1) malam, bakal krusial. Pasalnya, Indonesia sementara ini di peringkat terbawah usai menelan kekalahan 1-3 dari Irak pada pertandingan pembuka.
Timnas tidak terlarut usai kekalahan tersebut dan Shin Tae-yong yakin Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan bisa tampil semakin baik.
Baca juga : Jelang Pertandingan Kedua di Piala Asia, Erick Thohir Minta Skuad Garuda Jaga Keyakinan
Shin Tae-yong menyiapkan formula untuk meredam gaya permainan Vietnam. Timnas dijanjikan akan tampil berbeda dengan yang ditunjukkan ketika melawan Irak.
"Meski kami memiliki waktu yang sedikit, kami menunjukkan bisa terus berkembang, pemain bekerja sesuai instruksi saya. Kami tidak akan menampilkan gaya kuno serangan balik kick and rush pada pertandingan besok," kata Shin dalam konferensi pers, Kamis (18/1).
Baca juga : Erick Thohir: Kontrak Shin Tae-yong Tergantung Performanya di Piala Asia
Catatan pertemuan kedua rival Asia Tenggara ini di level senior terbilang ketat. Hanya saja, Indonesia puasa kemenangan cukup lama. Terakhir Indonesia menang atas Vietnam terjadi pada 2015 di semifinal Piala AFF.
Di level kelompok umur U-23, Indonesia pada SEA Games 2023 lalu mampu menyisihkan Vietnam di semifinal. Sebagian pemain Indonesia yang mendulang emas SEA Games kali ini juga memperkuat tim senior di Piala Asia.
"Kami sudah sering bertemu dengan Vietnam. Tidak hanya di Piala Asia tetapi juga akan bertemu di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Indonesia dan Vietnam sama-sama kalah di laga pertama sehingga besok tidak ada pilihan lain selain untuk menang," kata Shin Tae-yong.
Bek timnas, Jordi Amat, menyampaikan para pemain bakal habis-habisan untuk mengamankan poin penuh meski laga bakal sulit mengingat rivalitas yang kental antara kedua tim.
Para pemain kini fokus untuk laga Vietnam dan sudah melupakan kekalahan dari Irak. Vietnam patut diwaspadai karena juga memberi perlawanan sengit ketika melawan Jepang di pertandingan pertama.
"Ini akan menjadi laga yang sulit, ini menjadi laga yang penting bagi kami. Ini akan menjadi 'perang' bagi kami. Kami ingin menang, kami akan menunjukkan penampilan terbaik," ucap Jordi.
"Vietnam bermain sangat baik dengan Jepang terutama di babak pertama. Kami butuh kemampuan yang terbaik dari kami untuk bisa mengalahkan mereka," imbuh pemain klub Malaysia Johor Darul Takzim itu.
Di lain pihak, Vietnam juga dengan motivasi yang sama karena kalah dari Jepang 2-4 pada partai pertama. Pelatih Vietnam Philippe Troussier memberi sinyal timnya akan lebih menunggu momentum. Troussier mewaspadai kecepatan lini depan Indonesia yang dimotori Marselino Ferdinan, Rafael Struick, dan Yakob Sayuri.
"Kedua tim berada dalam situasi yang sama sehingga peluangnya akan 50:50. Perbedaan antara kedua tim hanya pada hasil (skor) pertandingan pertama," kata Troussier.
"Jika ingin menang, kami harus bisa mengontrol, kami harus bermain sabar, memainkan bola, dan menunggu momen yang tepat. Sejak awal kami sadar harus menghadapi Indonesia yang sangat bersemangat jadi kami harus siap," tukas pelatih asal Prancis itu. (Z-5)
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
Selain Indonesia dan Saint Kitts and Nevis, dua negara lain yang turut ambil bagian dalam FIFA Series di Indonesia ialah Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Kekuatan Indonesia terlihat pada skema pressing tinggi dan set-piece, yang menjadi kunci gol-gol penting di laga sebelumnya.
Hanya Indonesia wakil Asia Tenggara di semifinal Piala Asia Futsal 2026. Vietnam yang pernah menembus semifinal edisi 2016 gugur di tangan Indonesia.
Tim nasional futsal Indonesia mencetak kemenangan bersejarah usai menaklukkan Vietnam dengan skor 3-2 pada laga perempat final Piala Asia Futsal 2026.
Piala ASEAN 2026 diselenggarakan pada Juli sampai Agustus tahun ini dan tidak termasuk dalam FIFA match day.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Indonesia bukan lagi tim yang takut mendominasi penguasaan bola. Dengan "The Herdman Way", Garuda kini memiliki alat tempur yang modern: kecepatan, tekanan tinggi.
Hasil undian Piala ASEAN 2026 menempatkan Timnas Indonesia di Grup A bersama juara bertahan Vietnam.
Berada satu grup dengan Vietnam selalu menghadirkan tensi tinggi. Sebagai juara bertahan edisi 2024, Vietnam tetap menjadi batu sandungan utama. Namun, bagi Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved