Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum PSSI Erick Thohir mengatakan kehadiran Argentina melawan timnas Indonesia bukan hanya pertandingan FIFA Match Day. Lebih dari itu, Erick ingin laga ini jadi ajang promosi ke dunia bahwa Indonesia memiliki fasilitas olahraga yang tidak kalah dari negara lain.
Erick ingin Indonesia tidak dipandang sebelah mata dalam hal infrastruktur olahraga khususnya sepak bola. Ia meyakini, ada kesan yang baik ketika juara Piala Dunia 2022 itu berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (19/6) nanti. Sebelum berlaga di Jakarta, timnas Argentina sudsh lebih dulu bertanding melawan Australia di Tiongkok.
"Kita jangan mau dianggap sebelah mata, melihat Tiongkok seakan lebih besar dari kita. Saya yakin tim Argentina datang ke Indonesia sangat positif. Mereka melihat fasilitas yang kita punya pasti sangat positif," kata Erick di Jakarta, Sabtu (17/6).
Baca juga: 5.596 Personel Gabungan Siap Amankan Pertandingan Indonesia vs Argentina
Erick menambahkan, PSSI akan melakukan promosi ke dunia dengan menghadirkan tim-tim besar lainnya berlaga di Indonesia. "Karena selama ini kita dianggap sebelah mata, tidak punya infrastrukrur bagus. Karena branding kita belum maksimal. Ini kita mau dorong pertandingan sepak bola dengan tim-tim besar agar dunia melihat Indonesia," kata Erick.
Erick Thohir menyambut langsung kedatangan skuad Argentina di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (16/6) malam. Erick mengalunginya dengan kain dari Timor, yang menjadi simbol persahabatan dan keramahan. Hal itu juga memperkenalkan budaya Indonesia kepada juara dunia tiga kali tersebut.
Baca juga: Pilih Liburan Ketimbang ke Indonesia, Instagram Messi Diserbu Netizen Indonesia
Erick mengungkap alasan memilih menyambut skuad Argentina lewat cara mengalungi kain. "Kalau dikalungi bunga sudah biasa kan. Kain dari Timor selain simbol persahabatan dan keramahtamahan yang menjadi ciri dari bangsa kita, juga untuk memperkenalkan budaya Indonesia," kata Erick.
(Z-9)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Indonesia bukan lagi tim yang takut mendominasi penguasaan bola. Dengan "The Herdman Way", Garuda kini memiliki alat tempur yang modern: kecepatan, tekanan tinggi.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
Berada satu grup dengan Vietnam selalu menghadirkan tensi tinggi. Sebagai juara bertahan edisi 2024, Vietnam tetap menjadi batu sandungan utama. Namun, bagi Indonesia.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Jakarta, Herdman menyampaikan pandangannya. Ia melihat tekanan menjadi pelatih timnas Indonesia bukan sebagai masalah besar, melainkan sebagai sebuah keistimewaan.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved