Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengatakan seluruh pihak tidak berharap Indonesia menerima sanksi terberat dari Ferderasi Sepakbola Dunia (FIFA). Sanksi itu, menurut Erick akan membuat Indonesia dikucilkan dan menjadi kemunduran bagi sepak bola Indonesia.
"Sanksi terberat ini yang kita tidak harapkan kalau kita tidak bisa berikut kompetisi secara maksimal di seluruh dunia," terang Erick memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/3).
Indonesia, sambungnya tidak bisa bermain baik sebagai tim nasional ataupun klub di ajang internasional apabila terkena sanksi berat. Sanksi itu, menurut Erick pernah diterima Indonesia pada 2015. Kemudian dicabut pada 2016.
Baca juga : Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Indonesia Rugi Rp3,7 Triliun
"Itu yang terberat menjadi kita menyendiri kita melakukan pertandingan, pembinaan wasit usia muda tapi tidak ada ke depannya. Ibarat kita di Indonesia saja. Itu yang tidak kita harapkan," ucapnya.
Lebih lanjut, Erick mengatakan bahwa FIFA otoritas tertinggi sepak bola di dunia. Menurut Erick FIFA melihat keberatan atas kehadiran tim nasional Israel di Indonesia sebagai intervensi pemerintah.
Baca juga : PDIP Bela Dua Kadernya dari Tudingan Penyebab Batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia
Ia menyebut bahwa FIFA pernah menghukum ketika ada intervensi pemerintah. Sebagai negara penyelenggara Piala Dunia U-20, Erick mengatakan Indonesia menjamin keamanan dan telah membangun fasilitas untuk ajang tersebut. Keseriusan itu, ujarnya, terbukti dengan lolosnya 6 stadion di lokasi penyelenggaraan Piala Dunia U-20 yang seharusnya digelar di Indonesia.
Erick menuturkan bahwa FIFA saat ini tengah mempertimbangkan sanksi untuk Indonesia. PSSI juga akan berusaha melakukan negosiasi kembali agar Indonesia tidak sampai dijatuhi sanksi berat. Ia menjelaskan ada sanksi berat dan ada sanksi ringan seperti sanksi adminitrasi hingga pergantian (tuan rumah Piala Dunia U-20).
"Belum tahulah. Jangan yang sangat berat lah. Ini salah satu saya rasa, saya enggak baca suratnya presiden FIFA pada bapak presiden. Presiden FIFA mempertanyakan ini transformasi sepak bola Indonesia serius atau tidak makanya presiden langsung menugaskan saya segera menyelesaikan peta biru sepak bola Indonesia untuk disampaikan di FIFA. Mungkin ada kaitannya dengan surat tersebut karena saya enggak dapat isu suratnya," paparnya. (Z-4)
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Santo Kits dan Nevis, yang saat ini menempati peringkat 154 dunia, diprediksi akan memberikan tantangan fisik yang berbeda bagi para penggawa timnas Indonesia.
Rusia luncurkan serangan energi terbesar di awal 2026, tewaskan warga sipil dan rusak ikon Kyiv, di tengah persiapan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
Sepanjang 2025, tercatat ada 24.558 transaksi transfer internasional di sektor putra, meningkat lebih dari 7% dibandingkan tahun sebelumnya.
FIFA menemukan adanya dugaan penggunaan dokumen palsu untuk meloloskan para pemain naturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam.
Sepp Blatter menilai kekhawatiran terkait faktor keamanan menjadi alasan yang sangat kuat bagi para suporter untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka datang langsung ke AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved