Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
CREMONESE kembali mengukir kejutan dengan menyingkirkan AS Roma dari Coppa Italia, berkat kemenangan 2-1 atas Giallorossi pada pertandingan perempat final, yang dimainkan di Stadion Olimpico, Roma, Kamis (2/2) dini hari WIB.
Dengan hasil itu, tim tamu Cremonese, yang belum pernah menang di Serie A musim ini dan menghuni posisi juru kunci di klasemen, berhasil meneruskan kisah indah mereka.
Di putaran sebelumnya, Cremonese juga berhasil mendepak pemuncak klasemen Serie A Napoli melalui adu penalti.
Baca juga: Pogba belum Bisa Turun Saat Juventus Hadapi Lazio di Coppa Italia
Malapetaka Roma dimulai pada menit ke-28. Diawali pelanggaran kiper Rui Patricio terhadap Cyriel Dessers di kotak terlarang, wasit pun menghadiahkan penalti kepada Cremonese. Dessers, yang bertindak sebagai algojo, tidak menyia-nyiakan peluang, sepakannya masuk untuk membawa Cremonese unggul 1-0.
Mourinho melakukan empat pergantian pemain saat turun minum, tetapi justru Cremonese yang berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-49.
Diawali operan David Okereke untuk diteruskan tembakan Charles Pickel, bola kemudian meluncur deras dan pemain bertahan Roma Zeki Celik justru membelokkan bola untuk masuk ke gawangnya sendiri.
Tertinggal dua gol membuat Roma semakin mengintensifkan serangan. Sepakan voli Stephan El Shaarawy melebar dan tendangan bebas Roger Ibanes juga tidak tepat sasaran.
Tammy Abraham juga memiliki peluang bagus saat ia mengontrol bola dan melepaskan sepakan kaki kanan melengkung yang membentur tiang gawang.
Gol yang dinantikan publik tuan rumah baru tercipta pada menit ke-94, ketika Andrea Belotti melepaskan sepakan setengah voli setelah menerima assist dari Abraham. Namun gol itu datang terlambat, perjalanan Roma harus berakhir, sedangkan kisah 'pembunuh raksasa' Cremonese masih terus berlanjut.
Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, Fiorentina berhasil mengandaskan perjalanan tamunya Torino melalui kemenangan 2-1, yang berlangsung di Stadion Artemio Franchi, Florence.
Torino tampil agresif sejak awal. Ketika pertandingan baru berusia semenit, kiper Pietro Terraciano harus menggunakan kakinya untuk menahan sepakan Samuele Ricci, kemudian sepakan Perr Schuurs melebar dari gawang tuan rumah.
Fiorentina tidak tinggal diam, Rolando Mandragora melepaskan sepakan voli yang belum tepat sasaran. Berikutnya giliran Aleksa Terzic yang merepotkan kiper Torino Vanja Milonkovic-Savic.
Setelah babak pertama yang berakhir imbang tanpa gol, Fiorentina akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-64. Diawali situasi tendangan sudut pendek, bola kemudian diteruskan Terzic untuk disambar tandukan Luka Jovic.
Aleksey Miranchuk hampir menyamakan kedudukan untuk Torino pada menit ke-85, ketika sepakannya membentur tiang gawang. Namun, justru Fiorentina yang berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-89, saat Arthur Cabral berduel dengan Alessandro Buongiorno, bola kemudian mengarah kepada Jonathan Ikone untuk dilesakkan dengan sepakan setengah voli ke dalam gawang Torino.
Il Toro baru mampu mendapatkan gol pelipur lara pada menit ke-92. Umpan terosan Nikola Vlasic dikejar Yann Karamoh, pemain Prancis itu kemudian tanpa kesulitan menaklukkan kiper Terraciano yang keluar dari gawang untuk menutup ruang tembak.
Semangat tim tamu kembali terbakar setelah gol tersebut. Antonio Sanabria sempat memaksa Nicolas Gonzalez untuk melakukan penyelamatan pada detik-detik akhir pertandingan, namun Fiorentina mampu menjaga keunggulan untuk melaju ke fase selanjutnya.
Dengan kedua hasil tersebut, Cremonese akan bertemu Fiorentina pada semifinal yang memainkan dua leg. Satu posisi lain di semifinal sudah diamankan oleh Inter Milan, yang menantikan pemenang pertandingan perempat final antara Juventus dan Lazio. (Ant/OL-1)
Milan yang kini berada di posisi kedua klasemen Serie A memang sulit mengejar pemuncak Inter Milan karena tertinggal 10 poin. Namun target realistis mereka adalah finis di zona Liga Champions.
Juventus tahan imbang AS Roma 3-3 lewat aksi comeback heroik. Luciano Spalletti puji mentalitas baja pemain dan tegaskan ambisi ke zona Liga Champions.
Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, bicara blak-blakan usai timnya membuang keunggulan 3-1 atas Juventus.
Bintang Juventus, Francisco Conceicao, bicara jujur soal performanya dan ambisi tim setelah mencetak gol indah dalam hasil imbang 3-3 kontra AS Roma.
Drama luar biasa terjadi di Olimpico! Sempat unggul 3-1, AS Roma harus puas berbagi poin setelah Juventus melakukan comeback epik di masa injury time.
Kemenangan telak atas Cremonese membawa AS Roma mengoleksi total 50 poin dan menduduki peringkat empat klasemen Serie A.
AC Milan raih kemenangan krusial 2-0 atas Cremonese lewat gol drama menit akhir. Massimiliano Allegri puji perjuangan skuadnya jelang lawan Inter Milan.
Bintang AC Milan, Rafael Leao, mengirim pesan peringatan jelang Derby della Madonnina usai pahlawan kemenangan atas Cremonese.
Nama kiper Timnas Indonesia yang kini membela Cremonese, Emil Audero, mencuat sebagai salah satu kandidat kuat yang masuk dalam radar perburuan Juventus.
Kemenangan telak atas Cremonese membawa AS Roma mengoleksi total 50 poin dan menduduki peringkat empat klasemen Serie A.
Saat ini, Cremonese masih tertahan di peringkat ke-15 klasemen sementara Serie A.
Simak preview lengkap Cremonese vs Genoa di Serie A 2026. Prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci dalam perburuan zona aman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved