Minggu 29 Mei 2022, 18:00 WIB

Liverpool Minta Insiden Kericuhan Suporter di Final Liga Champions Diinvestigasi

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Liverpool Minta Insiden Kericuhan Suporter di Final Liga Champions Diinvestigasi

AFP/Thomas Coex
Suporter Liverpool saat menyaksikan final liga champions di Stade de France, Pranci

 

LIVERPOOL meminta UEFA melakukan investigasi dari masalah yang dihadapi oleh penggemarnya di luar stadion di final Liga Champions, Minggu (29/5) dini hari WIB. 

Laporan sebelum pertandingan menunjukkan bahwa polisi yang berjaga untuk bentrokan dengan Real Madrid di Stadion Stade de France, Paris, Prancis terlibat bentrok dengan para suporter. 

Video yang beredar di media sosial menunjukkan banyak penggemar yang menerobos masuk ke stadion meski tidak memiliki tiket resmi. Di sisi lain, rombongan penggemar Liverpool justru tidak diizinkan masuk ke stadion meski memiliki tiket resmi. 

Akibat insiden itu, kick-off yang semula direncanakan pada pukul 20.00 waktu setempat diundur beberapa kali menjadi 20.15, kemudian 20.30, lalu 20.36.

"Kami sangat kecewa dengan masalah masuk stadion dan rusaknya batas keamanan yang dihadapi penggemar Liverpool malam ini di Stade de France," tulis pernyataan Liverpool. 

Baca juga : Klopp Akui The Reds Belum Beruntung dan Hormati Kemenangan Madrid

Ini adalah pertandingan terbesar di sepak bola "Eropa dan para pendukung tidak harus mengalami adegan yang kita saksikan malam ini. Kami telah secara resmi meminta penyelidikan formal tentang penyebab masalah yang tidak dapat diterima ini," lanjut pernyataan itu. 

UEFA juga telah memberikan pernyataan resmi terkait insiden itu. Keberadaan tiket palsu menjadi sumber perkaranya. Tiket yang digunakan sejumlah penonton untuk masuk melewati pintu putar stadion tak berfungsi dan membuat pendukung Liverpool tertahan di pintu masuk. 

Kondisi itu menciptakan penumpukan penggemar yang mencoba masuk. Akibatnya, kick off ditunda selama 35 menit untuk memungkinkan sebanyak mungkin penggemar dengan tiket asli untuk masuk ke stadion.

"Ketika jumlah orang di luar stadion terus bertambah setelah kick off, polisi membubarkan mereka dengan gas air mata dan memaksa mereka menjauh dari stadion," tulis pernyataan UEFA. 

"UEFA bersimpati kepada mereka yang terkena dampak peristiwa ini dan akan segera meninjau masalah ini bersama dengan polisi dan pihak berwenang Prancis, dan dengan Federasi Sepak Bola Prancis," lanjutnya. (Eurosport/OL-7)

Baca Juga

AFP

Chelsea Jajaki Peluang Boyong Ronaldo ke Stamford Bridge

👤Widhoroso 🕔Minggu 26 Juni 2022, 19:05 WIB
CHELSEA terus berburu pemain di bursa transfer awal musim. Bahkan, The Blues dikabarkan sedang mempertimbangkan memboyong penyerang veteran...
AFP

Barcelona Ultimatum Dembele: Terima Tawaran Atau Pergi!

👤Widhoroso 🕔Minggu 26 Juni 2022, 16:40 WIB
BARCELEONA bergeming dalam negosiasi mereka dengan Ousmane Dembele. Klub La Liga itu mengulimatum Dembele untuk menerima tawaran yang...
AFP

Liverpool Pertimbangkan Jual Salah

👤Widhoroso 🕔Minggu 26 Juni 2022, 16:31 WIB
LIVERPOOL dilaporkan mempertimbangkan kemungkinan menjual Mohamed Salah di bursa transfer musim panas ini. Hal itu terjadi setelah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya