Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Bojan Hodak Kecewa, Segelintir Bobotoh Rusak Atmosfer di GBLA

Cahya Mulyana
19/2/2026 21:01
Bojan Hodak Kecewa, Segelintir Bobotoh Rusak Atmosfer di GBLA
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak.(Antara)

PELATIH Persib Bojan Hodak menyatakan kecewa pada aksi sejumlah Bobotoh yang turun ke lapangan setelah usainya laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2).

Hodak menilai mayoritas suporter telah memberikan dukungan luar biasa sepanjang pertandingan, tapi aksi segelintir fans memasuki lapangan merusak atmosfer positif di stadion.

“Mungkin di sini ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka fantastis. Tidak mudah bermain di sini, dan Ratchaburi juga merasakannya. Itu keuntungan bagi kami,” kata Hodak di Bandung, Kamis.

Kekecewaan suporter memuncak setelah Persib gagal membalikkan keadaan sehingga tersingkir dari kompetisi Asia itu.

Puluhan Bobotoh turun ke lapangan mengejar wasit Majed Mohammed Al Shamrani.

Dari tribun selatan terjadi pelemparan botol air mineral dan petasan ke arah lapangan, sampai pelatih dan pemain turun langsung menenangkan massa.

Hodak menilai tindakan tersebut memalukan dan membuat Persib terancam sanksi AFC.

Ia menegaskan, ketertiban yang telah dijaga mayoritas Bobotoh ternodai oleh ulah segelintir orang yang emosional.

“Tapi ada sekitar 100 orang yang merusak itu. Mereka datang untuk kepentingan pribadi. Kami bisa saja didenda karena ulah 100 orang itu,” kata pelatih asal Kroasia itu.

Menurut Hodak, dukungan suporter sebenarnya kekuatan besar bagi Persib, terutama saat bermain di kandang.

Ia mencontohkan, Bangkok United dan Ratchaburi kesulitan tampil maksimal di GBLA karena tekanan penonton.

Ia berharap Bobotoh bersikap lebih dewasa dalam menyikapi hasil pertandingan dan menegaskan dukungan besar suporter merupakan keuntungan tim selama disalurkan secara positif.

Persib pernah dijatuhi denda sekitar 30 ribu dolar AS oleh AFC pada fase grup ACL Two akibat pelanggaran disiplin, termasuk gagal mengendalikan perilaku penonton dan standar keamanan pertandingan. (Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya