Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJER Manchester City Pep Guardiola mengakui timnya tidak bermain dalam kondisi terbaik dan tidak bisa mengatasi tekanan, terutama setelah kedudukan agregat 5-5 atau saat Madrid berbalik unggul 2-1 di laga leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (5/5) dini hari WIB.
Manchester City sempat di ambang ke final setelah gol Riyad Mahrez pada menit ke-73 membuat City di atas angin pada kedudukan 1-0 dalam leg kedua dan 5-3 secara agregat.
Namun, Madrid bangkit untuk menang setelah Rodrygo membuat dua gol pada menit 90 dan 90+1, yang membuat agregat sama 5-5 sebelum Benzema melontarkan Madrid ke final dengan kemenangan agregat 6-5 lewat gol dari tendangan penalti pada menit ke-95.
Baca juga: Kalahkan City Lewat Babak Tambahan Waktu, Real Madrid ke Final Liga Champions
"Mereka memasang banyak pemain di daerah penalti, melalui Eder Militao, Rodrygo, Vinicius Junior, dan Benzema. Mereka mengirimkan umpan-umpan dan mencetak dua gol. Kami tidak bermain pada level terbaik kami, tapi dalam semifinal memang biasa pemain merasa tertekan. Kami harus mengakuinya," kata Guardiola setelah laga melawan Madrid seperti dikutip laman Liga Champions UEFA, Kamis (5/5).
"Kami nyaris tapi akhirnya kami tidak bisa mencapainya (final). Di babak pertama, kami tidak menguasai pertandingan. Kami tidak cukup bagus tapi juga tidak terlalu menderita. Setelah kami mencetak gol, kami semakin baik. Kami menemukan tempo kami dan para pemain nyaman di lapangan," sambung pelatih asal Spanyol itu.
Tapi, Guardiola menyayangkan peningkatan tempo tidak terjadi pada menit-menit terakhir sampai kemudian Madrid mencuri dua gol yang memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan 2x15 menit.
"Pada saat itu (setelah mencetak gol), mereka bisa menyerang, menyerang, dan menyerang dalam 15 menit terakhir, tapi itu tidak terjadi. Kami memang tidak begitu menderita tapi sepak bola tidak bisa diprediksi. Kini kami perlu waktu memproses hal ini dan bangkit bersama pendukung kami," pungkas Guardiola. (Ant/OL-1)
Pertemuan antara Real Madrid dan Bayern Munchen menjadi sorotan utama, mengingat keduanya merupakan tim dengan koleksi trofi terbanyak yang tersisa di kompetisi ini.
Real Madrid singkirkan Manchester City dari Liga Champions dengan agregat 5-1. Simak komentar Alvaro Arbeloa soal kartu merah Bernardo Silva dan performa Vinicius Jr.
Alvaro Arbeloa mengaku sempat merasa tidak percaya diri saat harus beradu taktik dengan pelatih sekelas Jose Mourinho dan Pep Guardiola.
Pep Guardiola memilih untuk tetap optimistis. Ia menjanjikan evaluasi mendalam demi mengembalikan kejayaan Manchester City di musim mendatang.
Petaka bagi Manchester City dimulai pada menit ke-20. Bernardo Silva diganjar kartu merah langsung oleh wasit karena menahan bola dengan tangan di kotak terlarang.
Bintang kemenangan Real Madrid, Vinicius Junior, menyebut hasil krusial di Stadion Etihad ini menjadi titik balik bagi kepercayaan diri tim untuk mengarungi sisa musim.
Real Madrid singkirkan Manchester City dari Liga Champions dengan agregat 5-1. Simak komentar Alvaro Arbeloa soal kartu merah Bernardo Silva dan performa Vinicius Jr.
Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengakui timnya belum mencapai level terbaik lagi setelah tersingkir dari Liga Champions oleh Real Madrid untuk ketiga kalinya secara beruntun
Pep Guardiola memilih untuk tetap optimistis. Ia menjanjikan evaluasi mendalam demi mengembalikan kejayaan Manchester City di musim mendatang.
Petaka bagi Manchester City dimulai pada menit ke-20. Bernardo Silva diganjar kartu merah langsung oleh wasit karena menahan bola dengan tangan di kotak terlarang.
Bintang kemenangan Real Madrid, Vinicius Junior, menyebut hasil krusial di Stadion Etihad ini menjadi titik balik bagi kepercayaan diri tim untuk mengarungi sisa musim.
Dalam lima musim terakhir, Manchester City hanya mampu sekali melewati hadangan Madrid, yakni pada musim 2022/2023 saat mereka melaju hingga menjadi juara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved