Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKARTA International Stadium (JIS) bersiap menjadi salah satu venue pada Piala Dunia U-20 di Indonesia. Diketahu, induk sepak bola dunia atau FIFA menunda ajang Piala Dunia U-20 di Indonesia imbas pandemi covid-19.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Nadia Diposanjoyo mengatakan pihaknya selaku project owner berkomitmen menuntaskan pembangunan stadion berstandar FIFA yang diproyeksikan rampung pada penghujung 2021. Ia mengatakan JIS memiliki sejumlah keunggulan, seperti telah mendapatkan seritifkasi Green Building Grade Platinum atas konsep pembangunan keberlanjutannya.
"JIS menjadi stadion di Asia pertama yang mendapatkan sertifikasi itu," terang Nadia dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/8).
Dengan mengusung konsep Green Building Grade Platinum, JIS mampu menghemat energi, salah satunya dengan nilai Overall Thermal Transfer Value (OTTV) mencapai 26,60 W/m2 dari standar maksimal SNI 35 W/m2.
Baca juga: Persib: Tim Butuh Persiapan Lebih Lama Hadapi Liga 1
Selain itu, stadion di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara itu akan memiliki atap buka tutup pertama di Indonesia dan kapasitas 82 ribu penonton yang setara dengan stadion klub besar eropa seperti San Siro, Santiago Bernabeu, Camp Nou, dan New Feyenoord.
"JIS juga memiliki tempat duduk khusus bagi penyandang disabilita agar dapat bersama menikmati pertandingan dalam stadion," tuturnya.
Sebelumnya, FIFA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun ini. Namun, pandemi covid-19 membuat induk sepak bola dunia itu menunda hingga 2023.
"Akibat pandemi covid-19, FIFA telah memutuskan untuk membatalkan Piala Dunia FIFA U-20 putra dan Piala Dunia U-17 edisi 2021 putra, serta menunjuk Indonesia dan Peru masing-masing, yang akan menjadi tuan rumah turnamen pada 2021, sebagai tuan rumah edisi 2023," bunyi pernyataan resmi FIFA.
"FIFA ingin mengucapkan terima kasih kepada asosiasi anggota tuan rumah, serta pihak berwenang di Indonesia dan Peru, atas komitmen dan persiapan turnamen yang dilakukan selama ini. FIFA berharap dapat terus bekerja sama dengan negara tuan rumah untuk menyelenggarakan turnamen yang sukses." (OL-4)
Ketegasan yang tidak konsisten dapat merusak iklim investasi dan menimbulkan ketidakpastian dunia usaha.
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segel tiga toko Tiffany & Co di Jakarta terkait dugaan penyelundupan dan praktik underinvoicing impor barang mewah.
EKOSISTEM olahraga di Jakarta disebut memiliki potensi untuk mendukung DKI sebagai salah satu destinasi sport tourism global. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
APUDSI adakan Rakernas & HUT ke-1 di Jakarta, fokus konsolidasi ekonomi desa, digitalisasi produk, dan penguatan ketahanan nasional.
Uni Emirat Arab (UEA) mendukung Indonesia untuk maju menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2027 atau FIFA World Cup U-20 2027.
Mantan Gubernur Bali I Wayan Koster meminta maaf ke masyarakat Bali dan Indonesia atas penolakan Piala Dunia U-20.
Ganjar Pranowo pernah menjadi salah satu tokoh yang menolak Piala Dunia U-20 digelar di Tanah Air.
TIM U-20 Indonesia yang diproyeksikan untuk ajang besar Piala Asia U-20 2025 dan Piala Dunia U-20 2025 terus digodok. Indra Sjafri menyebut sementara ini ada 17 pemain yang lolos saringan.
Langkah mengirim timnas U-20 menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk serius menatap prestasi di lapangan sepak bola.
Keberhasilan Timnas Indonesia U-17 diharapkan dapat menulai ke timnas U-20 untuk tembus ke Piala Dunia U-20 tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved