Rabu 07 Juli 2021, 09:33 WIB

Mancini Ingatkan Azzurri, Perjuangan belum Berakhir

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Mancini Ingatkan Azzurri, Perjuangan belum Berakhir

AFP/Andy Rain
Pelatih timnas Italia Roberto Mancini

 

PELATIH timnas Italia Roberto Mancini mengatakan perjalanan timnya belum berakhir setelah berhasil mengunci satu tempat di final Piala Eropa 2020. Ia memastikan pasukannya siap menghadapi partai puncak dan tidak terlena dengan kemenangan atas Spanyol.

Italia lolos ke partai puncak di turnamen musim panas ini dengan status tidak terkalahkan dan terakhir mengalahkan Spanyol lewat skor 4-2 di drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Wembley, Rabu (7/7) dini hari WIB tadi.

Azzurri sekarang mencapai final turnamen mayor kesepuluhnya (Piala Dunia/Euro), hanya kalah dari Jerman (14 kali).

Baca juga: Schmeichel Ejek Inggris Terkait Gelar Piala Eropa

"Pujian untuk para pemain karena mereka percaya pada semua ini tiga tahun lalu, tapi ini belum berakhir. Kami harus mengumpulkan kekuatan kami untuk yang tersisa dan bersiap untuk final," kata Mancini.

Italia dibuat repot Spanyol dengan bermain 120 menit dan dilanjutkan adu penalti. Gol Federico Chiesa di menit ke-60 bisa disamakan Alvaro Morata jelang bubaran waktu normal.

"Spanyol adalah tim hebat yang bermain sangat baik. Kami tidak bermain seperti biasanya, namun (kami) berjuang keras dan kami sudah tahu akan seperti ini," ujarnya.

Pelatih Spanyol Luis Enrique tetap memuji penampilan anak asuhnya. Dari sisi permainan, Enrique mengatakan Spanyol di atas Italia namun timnya kurang beruntung.

Dikutip dari situs resmi UEFA, Italia hanya memiliki 35% penguasaan bola. Sementara Spanyol tampil sangat dominan dengan 65%.

Jumlah umpan dan akurasi Italia juga kalah dari Spanyol. Italia hanya melepas 404 umpan selama 120 menit laga berjalan. Jumlah umpan yang akurat hanya 306.

"Senang untuk apa yang saya lihat, levelnya luar biasa antara dua tim berkualitas yang mencoba memainkan sepakbola yang bagus. Saya pikir itu adalah tontonan bagi para penggemar olahraga ini,” kata Enrique.

Enrique mengakui ia mengubah strategi yakni menggunakan False 9 setelah melihat bagaimana Italia meredam Romelu Lukaku saat menaklukkan Belgia.

Ia terinspirasi dengan melihat Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci membuat Romelu Lukaku tidak berdaya ketika mengalahkan Belgia 2-1 di perempat final.

Enrique memang sengaja tidak memasang Alvaro Morata sebagai starter. Dia menurunkan Mikel Oryazabal sebagai penggantinya. Pemain Real Sociedad ini dimainkan bersama Dani Olmo dan Ferran Torres sebagai trio lini depan.

"Saya melihat Chiellini dan Bonucci berurusan dengan Lukaku dan berpikir mungkin lebih baik mengambil satu poin referensi, menambah pemain lain di lini tengah. Itu adalah rencana yang bagus, kami mengatasi tekanan Italia dan bermain sangat baik," jelasnya. (Goal/Football Italia/OL-1)

Baca Juga

ANTARA

Bekap Borneo FC, Persib Naik ke Posisi Dua

👤Widhoroso 🕔Selasa 18 Januari 2022, 20:45 WIB
PERSIB Bandung harus bersusah payah untuk memetik kemenangan tipis 1-0 atas Borneo FC di Stadion Dipta Gianyar, Selasa (18/1) malam WIB...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

PSSI tidak Berniat Mendepak Shin Tae-yong

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 18 Januari 2022, 20:20 WIB
Mengatakan bahwa sama sekali tidak ada niat dari pihaknya untuk mendepak Shin Tae-yong dari kursi pelatih tim nasional...
ANTARA/Nyoman Budhiana

PSS Sleman Bermain Imbang dengan Madura United

👤Widhoroso 🕔Selasa 18 Januari 2022, 20:10 WIB
PSS Sleman mengamankan satu poin ketika berjumpa Madura United pada laga lanjutan Liga 1 2021-2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya