Rabu 16 Juni 2021, 07:49 WIB

Aksi Protes Greenpeace Sebelum Laga Jerman vs Prancis Lukai Sejumlah Pendukung

Basuki Eka Purnama | Sepak Bola
Aksi Protes Greenpeace Sebelum Laga Jerman vs Prancis Lukai Sejumlah Pendukung

Twitter @MaxMerrill_
Aksi protes yang dilakukan aktivis Greenpeace sebelum laga Piala Eropa antara Jerman dan Prancis.

 

SEDIKITNYA dua orang dilarikan ke rumah sakit, Rabu (16/6) dini hari WIB, ketika seorang aktivis Greenpeace mendarat di lapangan sebelum laga Piala Eropa antara Jerman dan Prancis ketika parasut bermotornya menabrak kabel spidercam di Allianz Arena, Muenchen.

Aktivis itu terbang di atas lapangan sebelum kick-off laga Grup F dengan tulisan 'Kick out oil' terpampang di kanopi parasutnya.

Namun, ketika dia menabrak kabel televisi di atas lapangan, mikrolightnya kehilangan keseimbangan sehingga dia harus mendarat di lapangan setelah sebelumnya menabrak bangku penonton.

Aktivis Greenpeace itu langsung ditangkap saat mendarat.

Baca juga: Loew Sebut Kekalahan dari Prancis bukan Kesalahan Pemain Jerman

Polisi Muenchen mengatakan sedikitnya dua orang mengalami cedera kepala dan keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit.

Polisi menambahkan aktivis itu tampaknya tidak terluka namun akan dituntut secara hukum.

"Kepolisian Muenchen tidak akan membiarkan aksi politik yang membahayakan nyawa orang lain," tegas kepolisian Muenchen.

UEFA juga mengecam aksi demonstrasi itu.

"Aksi tanpa perhitungan, yang dilakukan tanpa mempedulikan keselamatan banyak orang yang hadir menonton pertandingan, telah menyebabkan sejumlah orang cedera yang menyebabkan mereka harus diarwat di rumah sakit. Kini, otoritas hukum akan mengambil langkah yang diperlukan," ungka UEFA dalam sebuah pernyataan resmi.

"Pertandingan bisa berjalan dengan normal namun aksi sembrono dan berbahaya itu melukai sejumlah orang," lanjutnya.

Aksi itu dilakukan untuk memprotes produsen otomotif Jerman Volkswagen, salah satu sponsor Piala Eropa, ungkap Greenpeace lewat Twitter.

Greenpeace mengaku menyesali adanya korban dalam aksi protes mereka.

"Aksi ini tidak pernah dimaksudkan mengganggu pertandingan atau melukai orang lain," kata Greenpeace lewat Twitter.

"Kami harap semua orang baik-baik saja dan tidak ada yang mengalami luka serius."

"Aksi Greenpeace selalu damai dan antikekerasan. Namun, terkadang terjadi hal yang di luar rencana," imbuh organisasi itu. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

Twittter @BorneoSMR

Piala Presiden: Bekuk Rans FC, Borneo FC Kunci Posisi Juara Grup

👤Ant 🕔Selasa 28 Juni 2022, 23:37 WIB
Poin ini sudah tidak mungkin terkejar oleh tim lain meski masih ada pertandingan di grup...
Antara

RI Bersedia Jadi Tuan Rumah Piala AFC 2023

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 28 Juni 2022, 23:15 WIB
Awalnya, Piala Asia 2023 digelar di Tiongkok pada 16 Juni-16 Juli 2023. Namun, Negeri Tirai Bambu mengundurkan diri lantaran kasus covid-19...
Antara

Indonesia Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023

👤Ant 🕔Selasa 28 Juni 2022, 20:52 WIB
AFC memberikan batas waktu sampai akhir Juni 2022 kepada federasi anggotanya untuk melengkapi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya