Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Juventus Andrea Agnelli mengungkap alasan sebenarnya klub memecat Maurizio Sarri meski berhasil mempersembahkan scudetto kesembilan berturut-turut bagi Bianconeri musim lalu.
Jelang musim 2020-2021 bergulir, Si Nyonya Tua membuat kejutan dengan membebastugaskan Sarri untuk kemudian digantikan Andrea Pirlo, pelatih nirpengalaman. Pirlo ditunjuk sesaat setelah dia disahkan menjadi manajer Juventus U-23.
Sejumlah kalangan ada yang optimistis dengan laju Juventus di tangan Pirlo,. Sebagian lagi justru sangsi dengan kualitas yang dimiliki Pirlo mengingat dia sama sekali belum pernah menukangi sebuah tim.
Agnelli kemudian membeberkan kebenaran di balik alasan pemecatan Sarri. Salah satu faktornya adalah karena tidak adanya keharmonisan antara mantan pelatih Napoli itu dengan para pemain di ruang ganti.
"Pavel Nedved dan Federico Cherubini di sini, Fabio Paratici juga masuk ke dalam dinamika tim ini. Mereka semau pantas mendapatkan kredit atas apa yang kami capai musim lalu," buka Agnelli.
"Memang scudetto kesembilan beruntun tidak mendapatkan pengakuan yang tepat dari kami, dari sisi fans dan juga lainnya. Tapi saya yakin bahwa dalam beberapa tahun ke depan, semua orang akan paham apa yang telah kami kerjakan," sambungnya.
"Memang ada kekecewaan atas kegagalan di dua final. Masih terasa membara, misalnya tereliminasi dari Liga Champions," kenangnya.
Agnelli menilai Sarri adalah pelatih yang hebat, berbudaya, dan punya selera humor, dengan banyak ketertarikan pada sepakbola sebagai passion pertamanya. Ia mengaku senang Sarri mampu membawa Juventus merebut scudetto musim lalu.
"Akan tetapi di dalam ruang ganti, ada chemistry yang diperlukan untuk mengatasi berbagai rintangan yang mungkin sulit untuk diatasi. Chemistry ini tidak diciptakan dari seluruh lingkungan klub," Agnelli menjelaskan alasan di balik pemecatan Sarri.
Kendati demikian, Agnelli tetap angkat topi untuk Sarri karena dia telah tercatat sebagai salah satu pelatih yang berhasil menghadirkan gelar juara bagi Juventus. "Dia membawa scudetto ke museum dan dia selamanya akan dikenang sebagai salah satu pelatih juara Juventus," tandas Agnelli. (Goal/R-1)
Kepemimpinan wasit Federico La Penna yang dianggap merugikan Juventus dalam laga Serie A kontra Inter Milan menjadi sorotan utama.
Cristian Chivu menyoroti betapa pentingnya kemenangan atas Juventus ini untuk menghapus keraguan internal tim mengingat Inter Milan sebelumnya sulit menang melawan klub besar.
Dengan kemenangan atas Juventus, Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A dengan koleksi 61 poin, menjauh dari kejaran AC Milan.
Manchester United dilaporkan membidik bek Juventus Pierre Kalulu senilai £26 juta. Tim pemantau dikirim langsung ke laga Derby d'Italia di Milan.
Guglielmo Vicario menjadi target utama Juventus dan Inter Milan pada bursa transfer 2026. Kiper Tottenham ini siap kembali ke Serie A dengan nilai fantastis.
Luciano Spalletti puji mentalitas Juventus saat bangkit dari ketertinggalan melawan Lazio.
Pelatih Lazio Maurizio Sarri angkat bicara soal drama hasil imbang melawan Juventus, tentang kegagalan mengunci kemenangan hingga konflik fans.
Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, mengaku frustrasi dengan performa teknis timnya saat bermain imbang 0-0 melawan Cremonese.
Maurizio Sarri mengaku harus beradaptasi di tengah embargo transfer dan badai cedera di Lazio. Meski frustrasi, ia menyebut situasi ini sebagai tantangan baru.
Maurizio Sarri mengundurkan diri dari Lazio pada Maret 2024 usai menderita lima kekalahan dari enam laga serta mengkritik kebijakan transfer Biancocelesti.
Leicester City dilaporkan telah mendekati Maurizio Sarri untuk menjadi pelatih mereka, namun mantan pelatih Lazio tersebut sedang menunggu tawaran yang lebih menarik.
Sarri mengundurkan diri pekan lalu usai rangkaian hasil buruk menyebabkan Lazio terpuruk di peringkat sembilan klasemen Serie A.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved