Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PENALTI yang sukses dieksekusi oleh Christian Eriksen membawa Denmark menang tipis 1-0 atas Inggris pada pertandingan lanjutan Liga Negara UEFA Divisi A Grup 2 (A2) yang dimainkan di Stadion Wembley, London, Kamis (15/10) dini hari WIB.
Kemenangan itu menempatkan Denmark di posisi ketiga di klasemen dengan tujuh poin. Inggris juga mengoleksi tujuh poin namun kalah selisih gol dan harus menduduki posisi ketiga.
Bagi bek Inggris Harry Maguire, pertandingan ini merupakan mimpi buruk. Ia diusir keluar lapangan oleh wasit Jesus Gil Manzano setelah diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-31.
Baca juga: Tanpa Ronaldo, Jota Pimpin Portugal Tekuk Swedia
Maguire menjadi pemain ketiga Inggris yang diusir di Stadion Wembley, setelah Paul Scholes pada 1999 dan Steven Gerrard pada 2012.
Nasib Inggris semakin buruk ketika Reece James juga diganjar kartu merah oleh wasit akibat protes-protesnya setelah peluit panjang berbunyi.
Pada menit kelima, penyerang Denmark Yussuf Poulsen dilanggar keras oleh Maguire. Namun, bek Manchester United itu beruntung karena hanya mendapat kartu kuning. Setelah itu gawang Inggris terancam saat upaya Eriksen melebar.
Peruntungan Maguire tidak terulang pada pertengahan babak pertama. Ia melakukan pelanggaran keras terhadap Kasper Dollberg. Pelanggaran yang
membuatnya mendapatkan kartu kuning kedua.
Inggris mendapat hantaman berikutnya beberapa saat kemudian. Kali ini wasit menganggap Kyle Walker melakukan pelanggaran terhadap Thomas Delaney di kotak terlarang.
Eriksen yang menjadi algojo dengan berani menendang bola ke arah tengah gawang. Kiper Inggris Jordan Pickford gagal mengantisipasinya, dan masuklah bola ke gawang tuan rumah.
Bagi Eriksen, gol itu semakin istimewa karena laga ini merupakan laganya yang ke-100 untuk timnas Denmark.
Pelatih Inggris Gareth Southgate memainkan Harry Kane sebagai pemain pengganti meski sebelumnya sang pemain dinyatakan sedang diganggu masalah kelelahan otot.
Mason Mount memiliki peluang terbaik Inggris untuk menyamakan kedudukan, ketika sundulannya masih dapat ditepi kiper Denmark Kasper Schmeichel.
Schmeichel yang relatif tidak banyak mendapat ancaman, juga kembali mampu mengamankan gawangnya dari tendangan bebas James. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu pun bertahan sampai usai. (Ant/OL-1)
BOS Manchester United Jim Ratcliffe menyampaikan permohonan maaf setelah pernyataannya yang menyebut Inggris dikolonialisasi oleh imigran.
THOMAS Tuchel memastikan bersama tim nasional Inggris setelah menandatangani kontrak baru hingga Euro 2028 yang akan digelar di Inggris dan Irlandia.
SINAR Mas Land melalui Digital Hub menerima kunjungan delegasi tingkat tinggi British Council bersama perwakilan lebih dari 25 universitas terkemuka Inggris.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah terhadap masa depan anak-anak Indonesia dalam UK-Indonesia Education Roundtable di London.
PEMERINTAH Indonesia dan Inggris memperkuat kerja sama investasi di sektor maritim melalui pembangunan ribuan kapal nelayan dan pengembangan kampung nelayan.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Donald Trump kembali memicu polemik global dengan rencana negosiasi pengambilalihan Greenland. Mengapa pulau Arktik ini begitu penting bagi AS?
Sekjen NATO Mark Rutte mengklarifikasi bahwa pertemuannya dengan Donald Trump fokus pada keamanan Arktik, bukan pengalihan kedaulatan Greenland.
Menteri Luar Negeri Denmark merespons positif pernyataan Donald Trump yang membatalkan ancaman militer ke Greenland dan menunda perang dagang.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump tiba di Davos, Swis, Rabu (21/1) waktu setempat, dengan membawa polemik besar yang menguji hubungan Amerika Serikat dan Eropa.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved