Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MANCHESTER United merebut posisi empat besar klasemen Liga Inggris setelah membantai tamunya Bournemouth dengan skor 5-2 dalam laga pekan ke-33 di Stadion Old Trafford, Sabtu, (4/7).
Sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Junior Stanislas, MU bangkit merebut kemenangan lewat dwigol Mason Greenwood, penalti Marcus Rashford, gol Anthony Martial serta tendangan bebas Bruno Fernandes.
Tambahan tiga poin membuat MU kini menempati peringkat keempat dengan koleksi 55 poin, tetapi posisi mereka belum sepenuhnya aman sebab Chelsea (54) baru main menjamu Watford dalam laga lebih larut.
Sedangkan Bournemouth (27) tertahan di urutan ke-19 atau kedua dari dasar klasemen, membuat tugas mereka kian berat untuk menghindari degradasi.
MU yang sedang berada dalam performa terbaiknya hampir membuka keunggulan pada menit ke-11 ketika Rashford mengirim umpan terukur yang bisa dikejar oleh Fernandes, tetapi pemain Portugal itu gagal menaklukkan kiper Aaron Ramsdale dalam situasi satu lawan satu dan tembakannya melambung di atas mistar gawang.
Tuan rumah justru dikejutkan ketika Bournemouth berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-15 ketika Stanislas mengolongi kapten Harry Maguire sebelum menaklukkan kiper David de Gea di area tiang dekat.
Gol itu tak membuat mental para pemain Setan Merah melempem dan Rashford hampir membalas lewat eksekusi tendangan bebas yang cukup baik tetapi bola ditepis oleh Ramsdale di pojok kiri atas gawang.
Pada menit ke-29, MU akhirnya berhasil membuat kedudukan imbang ketika Greenwood menyelesaikan umpan sodoran Fernandes dengan tembakan yang tak mampu dihentikan oleh Ramsdale.
Lantas empat menit kemudian, wasit Mike Dean menghadiahi tuan rumah dengan tendangan penalti setelah Adam Smith menghalau bola sundulan Martial dengan tangannya. Kesempatan itu dimanfaatkan sempurna oleh Rashford yang melesakkan bola ke pojok kanan gawang tak terjangkau Ramsdale, demi membawa MU berbalik unggul 2-1 pada menit ke-35.
Momentum kebangkitan MU terus berlanjut dan di pengujung babak pertama Martial melakukan satu tusukan sebelum melepaskan tembakan menawan yang melesakkan bola ke pojok kanan atas gawang. MU menutup babak pertama dengan keunggulan 3-1 atas Bournemouth.
Bournemouth memasuki babak kedua dengan upaya keras untuk bangkit dan hampir terbantu keteledoran umpan balik Maguire yang disambar Lewis Cook tetapi De Gea melakukan penyelamatan dan bola muntah yang disepak Arnaud Danjuma masih ditolak tiang gawang.
Lantas pada menit ke-47 Eric Bailly divonis menyentuh bola dengan tangannya dan wasit memberi hadiah tendangan penalti untuk Bournemouth yang sukses dimanfaatkan oleh Joshua King untuk memperkecil ketertinggalan tim tamu 2-3.
Lantas pada menit ke-51, Danjuma kadung melakukan selebrasi setelah menaklukkan De Gea menganggap berhasil menyamakan kedudukan, tetapi gol itu dianulir karena ia terjebak offside.
Tak mau jadi korban momentum kebangkitan tamunya, MU segera menyerang balik dan Greenwood melewati hadangan sejumlah pemain belakang sebelum menaklukkan Ramsdale dari sisi kanan untuk merestorasi keunggulan dua gol tuan rumah pada menit ke-54.
Lima menit kemudian Fernandes menambah keunggulan MU lewat eksekusi tendangan bebasnya dan wasit serta VAR mengabaikan dugaan Nemanja Matic berdiri di posisi offside untuk menghalangi pandangan Ramsdale.
Gol itu menandai kali pertama MU mencetak lima gol atau lebih dalam laga kandang di Old Trafford sejak Desember 2011.
Tensi pertandingan masih panas dan Rashford melakukan selebrasi sejenak setelah menyontek bola umpan silang ke gawang Bournemouth pada menit ke-65, tetapi kali ini golnya dianulir oleh wasit dan VAR karena offside.
MU masih terus berusaha menambah marjin kemenangan mereka ketika Luke Shaw menyodorkan umpan untuk diselesaikan Martial, tetapi Nathan Ake melakukan halauan demi mengusir bahaya, sedangkan umpan silang bagus Rashford gagal disambut siapapun di muka gawang.
Skor 5-2 tak berubah hingga peluit tanda laga usai, mengantarkan MU untuk sementara menduduki posisi keempat klasemen.
MU mendapat lawan yang cukup mudah di pertandingan pekan ke-34 yakni bertandang ke markas Aston Villa pada Kamis (9/7) waktu setempat, beberapa jam setelah Bournemouth menjamu Tottenham Hotspur.
Susunan pemain:
Manchester United (4-2-3-1): David de Gea; Aaron Wan-Bissaka, Victor Lindelof (Eric Bailly), Harry Maguire, Luke Shaw; Paul Pogba, Nemanja Matic (Fred); Mason Greenwood (Daniel James), Bruno Fernandes, Marcus Rashford (Odion Ighalo); Anthony Martial (Juan Mata)
Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer
Bournemouth (4-4-2): Aaron Ramsdale; Adam Smith (Jack Stacey), Nathan Ake, Lloyd Kelly, Diego Rico Salguero; David Brooks (Arnaud Danjuma), Lewis Cook (Harry Wilson), Jefferson Lerma, Junior Stanislas (Dan Gosling); Joshua King, Dominic Solanke (Philip Billing). (OL-8).
Manchester United tidak menutup kemungkinan mendatangkan amunisi baru sebelum jendela transfer Januari resmi berakhir.
Selebrasi emosional Matheus Cunha saat Manchester United menang atas Arsenal bisa berujung sanksi denda atau skorsing bagi penyerang Setan Merah tersebut.
Patrick Dorgu mendapatkan cederanya saat membantu Manchester United meraih kemenangan tipis 3-2 atas Arsenal, Minggu (25/1).
KLASEMEN Arsenal vs Manchester United f.c, Setan Merah melesat ke peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris pada pekan ke-23. MU berhasil meraih tambahan tiga poin penuh
Klasemen Arsenal vs Manchester United F.C. terbaru Liga Inggris 2025/26 lengkap dengan tabel, analisis, dan peluang kedua tim menuju juara dan Liga Champions.
Hasil tersebut memperpanjang start sempurna Carrick sejak kembali menangani Setan Merah dan membawa United naik ke papan atas klasemen Liga Inggris.
Kepala Operasional Sepak Bola Bournemouth Tiago Pinto mengatakan keputusan mendatangkan Mandas untuk menambah kekuatan dan kualitas pada skuad The Cherries.
Bournemouth sukses mendatangkan penjaga gawang Christos Mandas dari Lazio dan talenta muda berbakat asal Brasil, Rayan, dari Vasco da Gama.
Saat bersua Bournemouth, Liverpool sejatinya tampil lebih dominan dengan 66,8 persen penguasaan bola. Mereka juga membuat lebih banyak percobaan tembakan (14 kali)
Manajer Liverpool, Arne Slot, menyoroti jadwal yang tidak adil dan faktor kelelahan pemain sebagai penyebab kekalahan dramatis 3-2 dari Bournemouth.
Pahlawan Bournemouth, Amine Adli, mendedikasikan gol dramatisnya di menit akhir ke gawang Liverpool untuk seluruh rekan setimnya.
Kejutan di Stadion Vitality! Bournemouth sukses mengalahkan Liverpool 3-2 lewat gol dramatis di menit akhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved