Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
AC Milan kembali menelan kekalahan di turnamen pramusim bertajuk International Champions Cup 2019. Teranyar, I Rossoneri ditaklukkan Benfica dengan skor 0-1, Senin (29/7) dini hari WIB.
Penampilan Milan sebetulnya tidak buruk pada laga yang digelar di Stadion Gillette tersebut. Buktinya, tim besutan Marco Giampaolo itu mampu mendominasi penguasaan bola sebanyak 57% berbanding 43% dari milik Benfica.
Namun, soal ketajaman, Benfica memang lebih unggul. Tercatat, tim berjuluk Aguias tersebut melepaskan delapan tembakan mengarah ke gawang. Sementara itu, Milan menghasilkan enam tembakan mengarah ke gawang.
Dua peluang sudah dibuat Benfica sejak awal babak pertama. Kedua peluang tersebut diciptakan melalui Rafa dan Adel Taarabt. Akan tetapi, upaya mereka gagal berbuah maksimal.
Baca juga: Dembele Cetak Dua Gol, Lyon Tekuk Arsenal
Milan mencoba keluar dari tekanan. Mereka pun berhasil mengancam gawang Benfica pada menit ke-16. Saat itu, gelandang Milan Hakan Calhanoglu melepaskan tembakan dari luar kotak, tetapi bola masih mengenai tiang gawang.
Selang enam menit, Fabio Borini menciptakan peluang untuk Milan. Mendapat umpan dari Suso, penyerang asal Italia tersebut melepaskan sundulan, tetapi gagal menghasilkan gol untuk Il Diavollo Rosso.
Giliran Benfica menekan Milan. Tepat pada menit ke-26, Nuno Tavarez melepaskan tembakan dari luar kotak. Namun, upayanya tidak tepat sasaran.
Kedua tim terus melancarkan serangan. Namun, mereka belum bisa mencetak gol hingga turun minum. Skor 0-0 pun bertahan.
Benfica langsung tampil menekan pada awal babak kedua. Mereka mengancam gawang Milan lewat Haris Seferovic yang belum berbuah maksimal.
Milan baru bisa menciptakan peluang pada menit ke-53. Ketika itu, Samu Castillejo melesakkan tendangan ke sudut kanan atas, tetapi masih bisa diselamatkan kiper Benfica Odisseas Vlachodimos.
Pelatih Milan Giampaolo mencoba untuk melakukan penyegaran pada menit ke-64. Ia pun memasukkan tiga pemain seperti Ivan Strinic, Rade Krunic, dan Matteo Gabbia.
Namun, pergantian pemain tersebut tampak tidak memberikan efek signifikan bagi permainan Milan. Mereka justru harus kebobolan pada menit ke-70.
Gol tersebut diciptakan gelandang Benfica Adel Taarabt. Ia sukses menghantam bola ke sudut kiri gawang kiper Milan Pepe Reina, usai mendapat umpan sundulan dari Ferro.
Milan berupaya meningkatkan intensitas serangan usai kebobolan. Beruntung bagi Benfica. Upaya keras Milan gagal berbuah maksimal hingga laga usai. Skor 1-0 tidak berubah dan memberikan kemenangan untuk Benfica.
Kemenangan ini melanjutkan tren positif Benfica. Kini, mereka sudah mencatatkan empat kemenangan secara beruntun di laga pramusim.
Sementara itu, hasil ini membuat Milan memperpanjang tren negatif di laga pramusim. Sebab, ini menjadi kekalahan kedua mereka secara beruntun. Sebelumnya, Milan menelan kekalahan dari Bayern Muenchen dengan skor 0-1 pada laga ICC, 24 Juli. (Medcom/OL-2)
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, tak mampu menyembunyikan ketegangan emosinya setelah Rossoneri memetik kemenangan tipis 3-2 atas Torino di San Siro, Minggu (22/3) dini hari WIB.
Berdasarkan catatan Serie A, tambahan tiga poin ini membuat AC Milan kini mengoleksi 63 poin dari 30 pertandingan.
Kekalahan dari Lazio pekan lalu tidak hanya menghentikan tren positif AC Milan, tetapi juga memicu isu keretakan di internal tim.
Hasil minor kontra Lazio membuat selisih poin AC Milan dengan Inter Milan melebar menjadi delapan angka dengan sisa sembilan pertandingan musim ini.
Lazio raih kemenangan tipis 1-0 atas AC Milan lewat gol Gustav Isaksen. Laga diwarnai kartu merah pelatih Lazio, Maurizio Sarri di menit akhir.
AC Milan datang ke ibu kota dengan kepercayaan diri tinggi setelah menumbangkan Inter Milan, namun Lazio siap menjadi batu sandungan besar bagi ambisi Scudetto mereka.
Hasil Real Madrid vs Benfica berakhir 2-1 (Agregat 3-1). Vinicius Jr dan Tchouameni kirim pesan anti-rasisme kuat di Santiago Bernabeu. Simak laporannya!
Vinicius Junior mencetak gol kemenangan Real Madrid atas Benfica di laga leg kedua playoff Liga Champions, 10 menit sebelum laga usai.
Real Madrid menjamu Benfica di leg 2 playoff Liga Champions 2026. Los Blancos unggul agregat 1-0. Simak prediksi, susunan pemain, dan jadwal lengkapnya.
Gianluca Prestianni ikut berlatih bersama rekan setimnya di Madrid, Selasa (24/2), meskipun saat ini ia tengah menjalani sanksi larangan bermain satu pertandingan dari UEFA.
Gianluca Prestianni dilarang bertanding oleh UEFA selama proses penyelidikan terkait dugaan aksi rasismenya terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior berlangsung.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved