Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI Raya Idulfitri 1444 Hijriah menjadi sebuah perayaan penting umat Muslim setelah sebulan berpuasa. Gema takbir pun terdengar membahana dari desa sampai kota. Hari penuh kemenangan ini telah tiba dan dirayakan dengan sukacita.
Sejumlah penyair punya cara tersendiri memaknai sekaligus memberikan ucapan selamat kepada sanak saudara dan kerabat. Mereka sampaikan lewat bentuk puisi, baik melalui media sosial maupun pesan, via telepon genggam. Berikut sejumlah puisi bertema Lebaran yang ditulis dari lubuk hati terdalam.
Sebuah puisi Dari Bibir Takbir, karya penyair Sutardji Calzoum Bachri. Presiden Penyair Indonesia itu menuliskannya dengan penuh penjiwaan dan penghayatan. Setiap kata demi kata seakan memunyai "mantra". Memberikan pengertian penuh takzim.
Peraih Anugerah Seni Dewan Kesenian Jakarta (1977) dan The South East Asia (S.E.A) Write Award (1979) itu sebentar lagi akan menginjak usia ke 82 tahun. Tema religius kian Sutardji pilih sebagai bentuk kedekatannya kepada Sang Khalik. Berikut petikan puisinya.
Dari bibir takbir
dia berucap
selamat Idulfitri
tetaplah menang dan tawadhu
di sisa usiamu
sekali sedetak pun
jangan terpisah dari desah napasKu
(SCB, 22 April 2023)
Selain Sutardji, ada pula penyair Ipoer Wangsa. Dia juga menghadirkan sebuah puisi bertema religius berjudul Sebagaimana Kata. Setiap baris demi baris memiliki keindahan yang sangat mengagumkan. Ipoer menulis puisinya dengan nuansa keheningan. Berikut petilannya.
Sebagaimana kata
kau pun menyemangatinya
ada atau tiada rindu
bayang merajut waktu
fitrah lebar bumi cintaku
serah lebur tubuh salam maaf
(22 April 2023)
Tak ketinggalan penyair Octavianus Masheka. Dia menulis puisi di pelataran Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dalam balutan kebahagiaan. Berikut puisi terbarunya berjudul Lebaran yang disuguhkannya secara alegoris.
Satu keranjang maaf lahir dan batin
aku terima hari ini
dengan riang gembira aku bawa pulang ke rumah
karena kecapaian aku tertidur di bawah sinar bulan temaram
dalam mimpi bidadari surga datang mengelus-ngelus rambutku dan berkata; "Tidurlah yang nyenyak. Lupakan basa basi itu."
(TIM, 22 April 2023)
Lewat puisi penyair memberikan ucapan selamat Hari Idulfitri kepada sanak saudara dan kerabat terdekatnya.
Tidak saja dari dalam negeri, namun salah satu penyair perempuan diaspora Indonesia di Belanda, Dini Setyowati, juga ikut menghadirkan puisi berjudul Nusantara. Dalam jarak yang begitu jauh, dia menuliskan puisinya dengan rasa rindu yang begitu mendalam. Tengok saja puisi Dini nan sendu di bawah ini.
Indahnya bagai zamrud bercahaya yang beruntai
berkilau pualam menerangi jagad raya
kudoakan agar dirimu terjaga dari mata rakus yang mengintai
agar selalu diberkati Allah swt
diberkahi aman dan sentosa
kuucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri
maaf lahir batin...
(DS, 22 April 2023)
Setiap penyair memiliki pengalaman berbeda-beda dalam mengabadikan momentum Hari Idulfitri. Sutardji, Ipoer, Octavianus, dan Dini berhasil menuangkan ide-ide cemerlang mereka ke dalam bentuk karya sastra secara berbobot.
Secara pribadi, saya juga menulis puisi Lebaran di Tverskaya sebagai rasa kebersamaan. Saya melihat dan merasakan sendiri pelbagai pengalaman berharga bersama teman-teman seperjuangan sehingga ikut menuangkan perasaan paling terdalam. Berikut puisi tentang malam Lebaran yang ditulis di Moskwa, Rusia, tiga tahun lalu.
Malam pekat pendek
memeluk beduk dan duduk
dalam labirin yang mandek.
Jalan suci kaum Ibrahim
meletup dalam heningnya
kota tanpa rahim.
Aku berlebaran dalam kemiskinan
—bukan pilihan.
(Cult, 23 Mei 2020)
Melalui puisi, ada doa-doa yang disampaikan secara jernih dan murni. Menjadikan hari baik ini lebih berwarna dan bermakna. Terutama, dalam menjaga kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara di Republik tercinta ini.
Sebagaimana puisi di awal esai ini, Dari Bibir Takbir, misalnya, Sutardji seakan sedang mengingatkan kepada generasi muda tentang usia manusia di atas muka bumi cukup singkat dan fana. Setidaknya, ada pesan untuk terus mendekatkan diri kepada Sang Khalik. Menjadi penting dalam setiap embusan napas makluk hidup di bawah wuwungan langit ini.
Memanfaatkan kekuatan alam semesta dan memaknai detik demi detik dengan kebahagiaan lewat puisi. Semuanya dilakukan melalui goresan pena di kertas putih. Di luar jendela, ada terdengar petasan kembang api. Percikan cahayanya tampak berkedip-kedip sebelum redup dan sirna di malam Jakarta. Selamat Idulfitri. (SK-1)
Baca juga: Sajak-sajak Ibnu Wahyudi
Baca juga: Sajak-sajak Acep Zamzam Noor
Baca juga: Memaknai Lebaran Melalui Puisi
Iwan Jaconiah, penyair, kulturolog, dan editor puisi Media Indonesia. Ia adalah kurator antologi puisi Doa Tanah Air: suara pelajar dari negeri Pushkin (Pentas Grafika, Jakarta, 2022). Ilustrasi header: Abdul Djalil Pirous, Far as the Horizon, 80 x 150 cm, 1990, akrilik pada kanvas. Koleksi Agung Rai.
Puisi “Perempuan dan Tubuhnya” karya Akromah Zonic menyoroti objektifikasi, pengawasan sosial, dan nilai tubuh perempuan melalui lirik reflektif yang kuat dan menyentuh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
Kontribusi Chairil Anwar lewat puisi tersohor seperti Aku, Doa, dan Derai-Derai Cemara menjadikannya simbol perlawanan dan kebebasan berpikir.
Falcon Pictures ingin menghadirkan kembali sosok Chairil bukan hanya sebagai sastrawan, tetapi sebagai manusia yang mencintai, memberontak, dan hidup sepenuh tenaga.
Pelatihan daring ini diikuti ratusan sekolah peserta Festival Literasi Kutai Timur #1. Para siswa dan guru mengadakan nonton bareng di sekolah masing-masing.
Dilengkapi layanan chat multibahasa, Sahabat-AI mampu memahami nuansa bahasa, merangkai kata, dan menghasilkan karya sastra dalam bahasa lokal.
Dalam pandangan Gol A Gong sastra berfungsi sebagai ruang jeda dari banjir informasi digital yang dangkal.
SAYEMBARA Novel DKJ 2025 telah mengumumkan pemenangnya semalam, Rabu, (5/11) di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.
Kemendikdasmen melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) menegaskan komitmen negara terhadap pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa serta sastra.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), menggelar rangkaian kegiatan strategis dalam rangka penguatan literasi dan sastra, serta revitalisasi bahasa daerah di Jawa Tengah.
Aprinus mencontohkan, beberapa karya yang kandungan SARA, yakni pada novel Salah Asuhan yang pada draf awalnya disebut menyinggung ras Barat (Belanda).
Sastra sebagai suatu ekspresi seni berpeluang mempersoalkan berbagai peristiwa di dunia nyata, salah satunya adalah persoalan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved