Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Gol A Gong Usulkan Membaca Karya Sastra Wajib di Sekolah

Basuki Eka Purnama
20/11/2025 07:57
Gol A Gong Usulkan Membaca Karya Sastra Wajib di Sekolah
Gol A Gong(Dok MI/ADAM DWI)

PENULIS novel Balada Si Roy, Gol A Gong, mengusulkan aktivitas membaca karya sastra diwajibkan di sekolah untuk melegitimasi reading culture sebagai gaya hidup mendasar bagi seluruh pelajar.

Duta Baca Indonesia 2021-2025 itu dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (20/11) mengatakan rendahnya minat baca bukan persoalan kemalasan. Masalahnya, kebiasaan ini belum diseragamkan oleh sistem pendidikan.

Gol A Gong mendorong adanya aturan yang menetapkan membaca sastra sebagai rutinitas wajib.

"Yang harus dilakukan itu, Undang-Undang yang mewajibkan siswa membaca sastra," kata Gol A Gong.

Ia berharap kewajiban membaca karya sastra diterapkan dari SD hingga SMA, sehingga menjadi kebiasaan permanen.

Dalam pandangannya, sastra berfungsi sebagai ruang jeda dari banjir informasi digital yang dangkal. Membaca sastra, baik fiksi maupun nonfiksi melatih kebiasaan berpikir mendalam, menumbuhkan empati dan kemampuan analisis komprehensif, tiga hal yang makin langka di era 'scrolling' cepat.

Gol A Gong menjelaskan, sastra lebih dari sekadar materi pelajaran bahasa. Sastra terbukti menjadi kebiasaan para tokoh sukses.

"Bahkan tokoh penting seperti Fadli Zon yang sekarang jadi Menteri Kebudayaan juga membaca sastra," ujar dia.

Dikatakannya, ilmuwan dunia pun sukses karena membaca karya sastra. Ini membuktikan sastra membantu mengembangkan kecerdasan emosional dan intelektual yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.

Gol A Gong berharap usulannya itu bisa dipertimbangkan oleh anggota Komisi X DPR yang tengah membahas revisi terhadap Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Inilah momen penting untuk menjadikan sastra sebagai mata pelajaran wajib. Pasal 37 ayat 1 UU tersebut mencantumkan sepuluh pelajaran wajib, namun sastra tidak termasuk. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik