Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BERPUASA di bulan suci Ramadan selama 30 hari, mampu menurunkan berat badan seseorang secara sehat jika dijalani secara baik dan benar. Hal itu disampaikan oleh guru besar ilmu gizi IPB University, Prof Hardinsyah.
“Dalam berbagai penelitian, itu jelas, puasa yang diimbangi asupan yang baik dan olahraga yang benar dapat menurunkan berat badan dua hingga lima kilogram,” ujar Hardinsyah, Kamis (23/3), dilansir dari Antara.
Hardinsyah mengatakan saat berpuasa, secara otomatis kalori yang masuk ke tubuh akan berkurang sekitar 200 hingga 500 kalori. Namun lagi-lagi, ini akan terjadi apa bila seseorang tidak berlebihan saat bersantap sahur dan berbuka puasa. “Kalau kita bisa mengendalikan makan dan berhenti sebelum kenyang itu pasti akan terjadi defisit kalori dari kebutuhan harian biasanya,” kata Hardinsyah menambahkan.
Baca juga : Ini Cara Raih Berat Badan Ideal selama Ramadan
Hardinsyah mengatakan menu makanan saat sahur tetap harus mengandung empat sehat dan lima sempurna, namun, tentunya dalam porsi cukup dan tidak berlebihan.
Karbohidrat tetap dibutuhkan selama puasa untuk memberikan energi pada tubuh saat beraktivitas. Namun, porsi sayur dan buah dianjurkan lebih banyak dibandingkan karbohidrat. "Intinya adalah secukupnya dan defisit kalori," kata Hardinsyah menjelaskan.
Hardinsyah juga menyarankan seseorang yang ingin menuruntkan berat badan untuk memperbanyak konsumsi buah dan protein serta minum air.
Baca juga : Ini 7 Tips Puasa Sehat saat Ramadan
“Kalau tidak hati-hati bukan lemak yang dikeluarkan, namun, kadar air tubuh yang berkurang, beresiko dehidrasi,” kata dia menambahkan.
“Olahraga kardio sederhana seperti jogging dikombinasi dengan lari kecil, berjalan, atau high intensity training (olahraga intensitas tinggi), olahraga sejenis aerobic, yang menggerakkan otot-otot besar,” kata Hardinsyah.
Sementara bila pembakaran lemak ingin disertai pembentukan otot, olahraga angkat beban, push up, sit up, dan berbagai jenis squat juga dapat menjadi solusi.
Meskipun olahraga memainkan peran yang penting dalam menurunkan berat badan, intensitas berolahraga saat berpuasa juga perlu diperhatikan. Menurut Hardinsyah bila sebelumnya seseorang terbiasa berolahraga selama 40 menit dalam sehari, maka sekitar 20 menit saat berpuasa lebih dianjurkan supaya tidak mengalami dehidrasi. (Z-4)
TANTANGAN dalam upaya menurunkan berat badan menjadi ideal saat ini disebut semakin kompleks karena dipengaruhi oleh berbagai faktor di lingkungan.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Menjaga berat badan ideal tidak harus lewat diet ketat yang menyiksa. Salah satu cara paling realistis adalah memperbanyak sayuran rendah kalori yang tinggi serat dan kaya nutrisi.
Diet vegan terbukti efektif menurunkan kolesterol dan menjaga berat badan ideal.
Menjaga berat badan ideal terkadang terasa seperti perjuangan berat, terutama jika kesibukan sehari-hari, pekerjaan, atau aktivitas lainnya menyita waktu. N
Di era gaya hidup sehat yang semakin populer, siapa yang tidak ingin memiliki berat badan ideal? Semua orang, tanpa memandang usia, pasti menginginkan tubuh yang sehat dan proporsional.
TANTANGAN dalam upaya menurunkan berat badan menjadi ideal saat ini disebut semakin kompleks karena dipengaruhi oleh berbagai faktor di lingkungan.
Berat badan tak kunjung turun meski rutin olahraga? Terlalu banyak kardio, kurang istirahat, hingga pola makan bisa jadi penyebabnya. Simak penjelasannya.
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
MENINGKATNYA prevalensi obesitas di Indonesia mendorong perlunya pendekatan pengendalian yang semakin adaptif terhadap perilaku dan preferensi masyarakat.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved