Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Ormas Islam dan Tokoh Muslim Pahami Alasan Prabowo Gabung Board of Peace

Putri Rosmalia Octaviyani
03/2/2026 23:17
Ormas Islam dan Tokoh Muslim Pahami Alasan Prabowo Gabung Board of Peace
Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji sekaligus tokoh senior Muhammadiyah, Muhadjir Effendy.(Dok. Antara)

SEJUMLAH perwakilan organisasi kemasyarakatan atau ormas Islam dan tokoh Muslim Indonesia disebut menyatakan telah memahami sepenuhnya alasan Presiden Prabowo Subianto memasukkan Indonesia ke dalam keanggotaan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Langkah strategis ini dinilai sebagai upaya konkret Indonesia dalam mencari solusi perdamaian di Gaza, Palestina.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (3/2/2026), para tokoh lintas organisasi mendapatkan penjelasan langsung dari Presiden. Dialog yang berlangsung hangat tersebut mengonfirmasi bahwa tidak ada perdebatan tajam terkait keputusan pemerintah, melainkan proses klarifikasi yang konstruktif.

Penjelasan Jelas Tanpa Perdebatan

Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji sekaligus tokoh senior Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, menilai paparan Presiden Prabowo mengenai Dewan Perdamaian atau Board of Peace Gaza sangat transparan. Menurutnya, para pemuka agama yang hadir memberikan respon positif terhadap langkah diplomasi tersebut.

"Saya kira 100 persen para pemuka agama sangat memahami yang Beliau lakukan," kata Muhadjir saat ditemui selepas acara di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Muhadjir menjelaskan bahwa terdapat empat perwakilan ormas dan tokoh Muslim yang menyampaikan aspirasi serta kritik secara langsung. Namun, sesi dialog tersebut justru memperjelas posisi Indonesia. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul dijawab secara mendetail oleh Presiden sehingga tidak menyisakan keraguan di kalangan peserta pertemuan.

Para tokoh ormas Islam diyakini sepakat dengan pilihan Presiden. Mereka bahkan memberikan penguatan agar ke depannya pemerintah tetap konsisten membawa aspirasi bangsa Indonesia yang berpegang teguh pada Pembukaan UUD 1945, yakni bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa.

Dukungan MUI Berdasarkan Kemaslahatan Umat

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M. Anwar Iskandar, menegaskan bahwa pihaknya memahami komitmen Presiden Prabowo dalam memperjuangkan kemerdekaan rakyat Palestina melalui jalur BoP. MUI memberikan dukungan penuh selama langkah tersebut ditujukan untuk kemaslahatan umat, bangsa, dan kemanusiaan.

"Sepanjang untuk kemaslahatan, tentu saja, karena MUI ini berjuang untuk kemaslahatan umat, untuk kemaslahatan bangsa, untuk kemaslahatan kemanusiaan. Yang kita dengar tadi adalah komitmen untuk kemaslahatan itu," ujar Anwar Iskandar.

Kiai Anwar menekankan bahwa komitmen yang didengar langsung dari Presiden adalah untuk kebaikan bersama. Salah satu poin penting yang menjadi catatan adalah janji Presiden Prabowo untuk menarik Indonesia keluar dari keanggotaan Board of Peace apabila keberadaan dewan tersebut terbukti tidak memberikan maslahat atau justru merugikan perjuangan Palestina.

Dukungan dari berbagai elemen Muslim ini menjadi modal sosial yang kuat bagi pemerintah dalam menjalankan misi diplomasi internasional di tengah situasi global yang dinamis pada tahun 2026 ini. (Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya