Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva mengatakan isu terkait dugaan pengoplosan BBM yang sempat menghebohkan publik dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang minyak mentah PT Pertamina, tidak sejalan dengan dakwaan yang kini diuji di pengadilan.
Hal itu disampaikan Hamdan Hamdan Zoelva dalam sebuah Podcast di channel Youtube akademisi Rhenald Kasali. Perkara yang menjerat Muhammad Kerry Adrianto Riza selaku Beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa dkk justru berfokus pada penyewaan terminal BBM PT Orbit Terminal Merak (OTM) dan penyewaan tiga kapal oleh PT Jenggala Maritim Nusantara (JMN).
"Jadi yang aneh begini, pada saat tingkat penyidikan dalam BAP Jaksa, itu adalah mengenai tata kelola minyak mentah dan produk kilang. Nah, yang dituduhkan kepada Kerry, tidak ada hubungannya. Dia hanya menyewa apa yang disebut dengan tangki di Merak," kata Hamdan dikutip Selasa (3/2).
Hamdan mengatakan proses penentuan harga sewa dilakukan melalui kajian internal dan konsultan, bahkan sempat direviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyatakan prosedur penunjukan sesuai pedoman pengadaan Pertamina.
"Artinya clear. Tidak ada kasus. Akan tetapi saat itu ada rekomendasi dari internal Pertamina, 'Oh harganya ketinggian,' jadi bukan masalah penunjukan langsungnya,"
Hamdan mengatakan penyewaan OTM justru memberi efisiensi besar bagi Pertamina karena memungkinkan impor langsung dari Timur Tengah atau negara lain tanpa bergantung pada Singapura. Itu bisa menghemat 2–3 dolar per barel atau sekitar Rp145 miliar per bulan
Dia juga menyoroti dakwaan Kerry yang disebut merugikan negara sebesar Rp2,9 triliun. Padahal angka tersebut diambil dari total pendapatan (revenue) OTM selama disewa Pertamina.
"Itu (dijadikan) kerugiannya. Padahal negara juga belum bayar, padahal negara pakai," kata Hamdan.
Selain terminal BBM, Hamdan menjelaskan soal menyewaan tiga kapal PT JMN di Pertamina yang kerap dilakukan dalam situasi mendesak karena kebutuhan logistik migas.
"Ada tender terbuka. Inilah yang dipersoalkan oleh jaksa. Padahal di Pertamina itu untuk mencari kapal itu bukan hal yang mudah," kata Hamdan.
Hamdan menjelaskan bahwa penyewaan kapal oleh PT Pertamina dalam setahun mencapai 270 unit kapal besar sebagai kebutuhan impor monyak.
"Bayangkan Prof. Pertamina itu dalam setahun menyewa 270 kapal setahun. Itu hanya untuk kapal-kapal besar, belum lagi untuk untuk apa distribusi distribusi untuk tongkang apa segala macam ke situ-situ mencapai 800 kapal. Dan tender hanya selesai dalam 2 sampai 4 hari. Dan itu banyak sekali terjadi relaksasi karena ketika PT PIS ini ada pesanan untuk pengangkutan dari customer, tentu kan dia mengadakan kapal yang customer sudah menentukan 'Eh harus masuk tanggal sekian ya, bulan sekian ya, ini sekian jumlahnya'. Kan dia harus segera mencari kapal. Nah kapal ini terbatas. Karena itu sering sekali di internal Pertamina melakukan relaksasi dalam pengadaan kapal ini," jelas Hamdan.
Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa kasus yang menimpa Kerry dkk bukanlah tindak pidana korupsi, melainkan murni keputusan bisnis yang dilindungi oleh prinsip Business Judgment Rule (BJR).
Hamdan menyayangkan sikap penegak hukum yang menggunakan kaku-nya aturan administrasi pemerintah (Government Judgment Rule) untuk menilai sebuah keputusan korporasi BUMN.
"Ini kan bisnis. Jadi inilah yang dipersoalkan oleh jaksa pengambilan keputusan bisnis seperti ini. Ya saya katakan, anda tidak boleh samakan keputusan dalam administrasi pemerintahan dan keputusan bisnis. Itu dua hal yang sangat berbeda," pungkasnya. (Cah/P-3)
Cek daftar harga BBM terbaru per 2 April 2026 di seluruh SPBU Indonesia. Simak rincian harga Pertamax, Shell Super, hingga BP Ultimate di sini
Purbaya menyebut Pertamina sementara menanggung selisih harga BBM nonsubsidi saat harga minyak dunia melonjak, sementara pemerintah menahan kenaikan harga.
Yoki menjelaskan, salah satu dampak nyata dari penanganan perkara tersebut adalah PT PIS harus melepas kapal JMN.
SEJUMLAH stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Tanjungpinang mulai dipadati warga. Kondisi ini dipicu oleh beredarnya isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)
Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan sesuai arahan pemerintah untuk tidak melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM), baik non-subsidi maupun bbm bersubsidi.
Baron menyampaikan prioritas utama Pertamina saat ini adalah menyediakan energi dan mengoptimalkan rantai pasok untuk menyalurkan energi ke seluruh pelosok negeri.
Budi enggan memerincio jawaban lengkap para saksi saat diperiksa. Informasi detil dipaparkan dalam persidangan.
Yoki menjelaskan, salah satu dampak nyata dari penanganan perkara tersebut adalah PT PIS harus melepas kapal JMN.
Kekhawatiran muncul karena adanya persepsi bahwa seseorang yang memiliki profil kekayaan tidak lazim akan langsung kehilangan asetnya.
Uang yang disita KPK dalam bentuk rupiah. Walaupun demikian, dia belum dapat memberitahukan lebih detail karena masih dihitung.
Kejaksaan Agung memastikan kasus dugaan korupsi eks Gubernur Sumatra Selatan, Alex Noerdin, gugur demi hukum setelah wafat.
Kejagung mendalami dugaan korupsi ekspor CPO dan turunannya. Lebih dari 30 saksi diperiksa dan 11 tersangka telah ditahan selama 20 hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved