Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Mudik Lebaran, Pertamina Tambah Stok BBM di Jalur Selatan Jawa Tengah

Lilik Darmawan
14/3/2026 08:04
Mudik Lebaran, Pertamina Tambah Stok BBM di Jalur Selatan Jawa Tengah
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) meningkatkan stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Pantai Selatan (Pansela) Jawa Tengah guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Taufiq Kurniawan mengatakan penambahan pasokan dilakukan melalui Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) 2026 di wilayah Pansela Sales Area Tegal. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Cilacap, Purbalingga, dan Kebumen. “Untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri, kami meningkatkan stok BBM dan elpiji di wilayah Pansela,” ujarnya pada Jumat (13/3).

Ia menjelaskan, pasokan BBM di kawasan tersebut disuplai dari Fuel Terminal Maos, Kabupaten Cilacap. Selama periode Satgas Rafi, Pertamina menambah stok BBM sekitar 4 hingga 5 persen dibandingkan kondisi normal.

Sementara itu, pasokan elpiji didukung dari Depot Elpiji Balongan, Depot Elpiji Cilacap, serta Depot Elpiji Obsico. Stok elpiji ditingkatkan sekitar 6,7 persen guna menjaga kelancaran distribusi selama masa Ramadhan dan Idul Fitri.

Selain penambahan stok, Pertamina juga memproyeksikan adanya perubahan pola konsumsi energi masyarakat. Konsumsi BBM jenis gasoline diperkirakan meningkat sebesar 23,3 persen dari rata-rata normal harian sekitar 1.986 kiloliter menjadi sekitar 2.446 kiloliter per hari.

Sebaliknya, konsumsi gasoil diperkirakan turun sekitar 2,1 persen dari rata-rata normal harian sekitar 993 kiloliter menjadi sekitar 973 kiloliter per hari. Penurunan tersebut diperkirakan terjadi karena berkurangnya aktivitas industri selama libur Idul Fitri.

Di sisi lain, konsumsi elpiji diproyeksikan meningkat sekitar 13 persen di sejumlah wilayah.

Di Kabupaten Banjarnegara, misalnya, konsumsi elpiji diperkirakan naik dari rata-rata 92 metrik ton per hari menjadi sekitar 104 metrik ton per hari.

Di Kabupaten Banyumas, konsumsi elpiji diproyeksikan meningkat dari 192 metrik ton per hari menjadi sekitar 216 metrik ton per hari. Sementara di Kabupaten Cilacap naik dari 184 metrik ton menjadi sekitar 207 metrik ton per hari.

Kenaikan juga diperkirakan terjadi di Kabupaten Purbalingga dari 102 metrik ton per hari menjadi sekitar 115 metrik ton per hari, serta di Kabupaten Kebumen dari 130 metrik ton per hari menjadi sekitar 146 metrik ton per hari.

“Kami memastikan kesiapan infrastruktur dan distribusi energi selama Ramadhan dan Idul Fitri agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Taufiq. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya