Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Stok BBM di Batam Aman, Warga Diimbau Tenang meski Beberapa SPBU Terlihat Kosong

Hendri Kremer
27/3/2026 22:15
Stok BBM di Batam Aman, Warga Diimbau Tenang meski Beberapa SPBU Terlihat Kosong
SPBU Pertamina di Batam.(Dok. MI)

ISU kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) sempat menghebohkan masyarakat Batam dalam beberapa hari terakhir. Beberapa warga melaporkan antrean panjang di sejumlah SPBU, terutama untuk jenis Pertamax. Namun, pihak Pertamina memastikan bahwa stok BBM di Batam aman dan distribusi tetap berjalan normal, sehingga kekhawatiran masyarakat sebenarnya tidak berdasar.

Menurut pihak Pertamina, beberapa SPBU terlihat kosong bukan karena stok habis, tetapi akibat distribusi yang belum merata dan fenomena panic buying. Panic buying terjadi ketika konsumen membeli BBM lebih banyak dari kebutuhan normal karena khawatir kehabisan.

“Kami memastikan pasokan BBM di Batam cukup untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Beberapa SPBU mungkin terlihat kosong sementara, namun pengiriman dari depo tetap berjalan sesuai jadwal,” kata petugas Pertamina Batam, Jumat (27/3).

Sejumlah pengendara mobil di Batam menceritakan pengalaman mereka saat mengisi BBM di SPBU. Riki Ram, 38, warga Tiban, mengatakan bahwa ia sempat antre hampir 30 menit karena Pertamax habis. “Awalnya saya khawatir, tapi setelah mengetahui stoknya masih tersedia, saya merasa tenang kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Luki, 45, seorang pengemudi taksi online, menjelaskan bahwa antrean panjang membuat banyak orang membeli BBM dalam jumlah lebih banyak dari biasanya. “Stok BBM sebenarnya masih ada, hanya distribusinya yang belum merata,” terangnya.

Yolanda, 29, karyawan swasta, menambahkan bahwa ia biasanya menggunakan Pertalite yang masih mudah didapat di SPBU dekat rumahnya. “Kekhawatiran masyarakat lebih disebabkan oleh berita yang cepat menyebar daripada kondisi nyata di lapangan,” katanya.

Sedangkan Agus, 34, pengendara pribadi, mengungkapkan bahwa kabar kelangkaan sempat membuatnya takut. “Namun setelah melihat sendiri stok di depo masih ada, kami menyadari bahwa antrean panjang itu lebih karena panic buying,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Zaki Mubaroq, Communication & Relations (Comrel) Pertamina Marketing Operation Region I, terkait isu kelangkaan BBM di Batam. Meski demikian, Pertamina menegaskan masyarakat tidak perlu menimbun BBM, karena stok tetap aman.

Pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap tenang dan bijak dalam membeli BBM, agar antrean panjang dan kepanikan tidak terulang. Jenis BBM lain seperti Pertalite masih tersedia di SPBU, sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar sehari-hari tanpa terganggu.

Dengan distribusi yang stabil dan stok yang cukup, situasi BBM di Batam saat ini dinilai terkendali. Pertamina terus memantau kondisi lapangan untuk memastikan semua SPBU dapat melayani konsumen dengan baik. (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya