Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Lola Nelria Oktavia, memberikan teguran keras kepada Kapolresta Sleman dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Lola menekankan agar aparat kepolisian tidak gegabah dalam menetapkan korban kejahatan sebagai tersangka.
Sorotan tajam Lola bermula dari kasus Hogi Minaya, warga Sleman yang ditetapkan sebagai tersangka setelah dua penjambret yang ia kejar tewas akibat terjatuh dari motor. Lola menilai tindakan polisi yang kaku dalam menerapkan pasal pidana justru mencederai rasa keadilan masyarakat.
"Saya minta Bapak jangan bertindak sebelum berpikir jernih. Penegakan hukum itu bukan cuma soal pasal di buku, tapi soal rasa keadilan," tegas Lola dengan nada tinggi dalam rapat yang berlangsung Rabu (28/1) tersebut.
Menurut legislator Dapil Jawa Barat XI ini, penetapan tersangka terhadap Hogi menciptakan ketakutan di tengah masyarakat. Warga menjadi bingung dan takut untuk membela diri saat menghadapi ancaman kriminal karena khawatir justru akan berakhir di penjara.
Lola menggambarkan posisi masyarakat sipil yang 'serba salah' (buah simalakama). Jika diam, harta dan nyawa terancam; jika melawan, polisi siap menjerat dengan pasal kelalaian atau penganiayaan.
"Saya butuh penjelasan seterang-terangnya. Kalau saya dipepet penjahat, saya harus bagaimana? Kalau saya lawan dan dia mati, saya dipenjara. Apa kita harus biarkan saja jambret itu lewat?" sindir Lola.
Menanggapi cecaran tersebut, Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto mengakui adanya dilema dalam penanganan kasus ini. Di satu sisi, ada nyawa yang hilang (pelaku jambret), namun di sisi lain, tindakan Hogi didasari upaya membela diri dan mempertahankan hak miliknya.
Edy pun menyampaikan permohonan maaf di hadapan Komisi III dan berjanji akan segera menyelesaikan kasus ini melalui mekanisme Restorative Justice atau penghentian penyidikan (SP3) demi kepastian hukum bagi Hogi Minaya. (E-4)
Penghentian ini diumumkan Kajari Sleman Bambang Yunianto pada Jumat malam di Kejaksaan Negeri Sleman di Beran.
Nama Lola Nelria Oktavia mendadak menjadi perbincangan hangat di awal tahun 2026.
Ruang Rapat Komisi III DPR RI mendadak panas pada Rabu (28/1).
KADIV Humas Jogja Police Watch (JPW), Baharuddin Kamba, menyebut penetapan tersangka Hogi Minaya menjadi tamparan keras bagi Presiden, Wakil Presiden, dan Komite Reformasi Polri.
Siapa Kapolresta Sleman Edy? Ini profil Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo yang baru menjabat Januari 2026 dan viral usai dipanggil Komisi III DPR.
Patut diduga Bambang Yunianto sebagai Kajari Sleman tidak melakukan pengawasan secara maksimal terhadap berkas kasus Hogi Minaya.
Kasat Lantas Polresta Sleman AKP Mulyanto dicopot dari jabatannya beberapa jam setelah penunjukan Kombes Pol Roedy Yoelianto sebagai Plh Kapolresta Sleman.
Penghentian ini diumumkan Kajari Sleman Bambang Yunianto pada Jumat malam di Kejaksaan Negeri Sleman di Beran.
Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono menonaktifkan Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto . Penonaktifan tersebut dilakukan terkait hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT).
Kondisi tersebut menjelaskan mengapa kritik publik terhadap Polri kerap dirangkum dalam ungkapan 'tajam ke bawah, tumpul ke atas.'
Nama Lola Nelria Oktavia mendadak menjadi perbincangan hangat di awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved