Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
NAMA Lola Nelria Oktavia mendadak menjadi perbincangan hangat di awal tahun 2026. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem ini menyita perhatian publik setelah melontarkan kritik keras terhadap Kapolresta Sleman terkait penetapan tersangka Hogi Minaya, seorang warga yang melawan penjambret demi membela diri.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang panas di Senayan, Lola mempertanyakan definisi "main hakim sendiri" vs "bela diri" yang dinilai semakin kabur dan merugikan masyarakat sipil. "Masyarakat bingung, Pak. Melawan jadi tersangka, diam jadi korban. Di mana kehadiran negara?" ujarnya yang viral di media sosial.
| Nama Lengkap | Lola Nelria Oktavia, S.E. |
| Tempat/Tgl Lahir | Jakarta, 13 April 1977 |
| Partai / Fraksi | Partai NasDem (Nasional Demokrat) |
| Dapil | Jawa Barat XI (Garut, Tasikmalaya) |
| Jabatan Saat Ini | Anggota Komisi III DPR RI (Hukum, HAM, Keamanan) |
| Pendidikan Terakhir | S1 Ekonomi, Universitas Gunadarma (1999) |
Sebelum melenggang ke Senayan pada Pemilu 2024, Lola memiliki latar belakang kuat sebagai profesional dan pengusaha. Ia tercatat pernah menduduki posisi strategis di beberapa perusahaan, yang membentuk perspektifnya dalam manajemen dan pengambilan keputusan.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil Jabar XI, Lola dikenal aktif turun ke lapangan, terutama di wilayah Garut dan Tasikmalaya. Inisiasi pembangunan jalan di Malangbong dan penyelenggaraan turnamen olahraga lokal menjadi salah satu cara ia menjaga basis konstituennya.
Di tahun 2026, Lola menempatkan dirinya sebagai salah satu legislator yang "cerewet" soal kinerja Polri dan Kejaksaan. Selain kasus Hogi Minaya di Sleman, ia juga vokal mendesak transparansi dalam kasus kekerasan seksual yang melibatkan tenaga medis di Bandung.
"Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas, tapi juga tidak boleh membingungkan masyarakat yang ingin membela diri. Kepastian hukum adalah hak asasi."
Ruang Rapat Komisi III DPR RI mendadak panas pada Rabu (28/1).
Mahalnya harga pupuk membuat petani mengurangi dosis pemupukan sehingga berdampak pada penurunan produktivitas.
Awal minggu ini, kasus keracunan MBG yang terjadi di Jawa Barat, telah menyebabkan korban hingga 842 siswa.
FRAKSI Partai NasDem DPR RI mendukung langkah DPR RI untuk berbenah dan memperteguh komitmen berjuang demi kepentingan rakyat dalam tuntutan 17+8.
FRAKSI Partai NasDem di DPR RI meminta agar seluruh hak keuangan dan fasilitas yang melekat pada Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach yang telah dinonaktifkan dari anggota DPR segera dihentikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved