Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Kelompok Fraksi Partai NasDem Komisi IV DPR Sulaeman L Hamzah menyambut baik keputusan pemerintah menurunkan harga pupuk hingga 20%. Menurutnya, penurunan harga pupuk bersubsidi akan meringankan beban petani.
"Saya apresiasi keputusan Presiden, sebagaimana disampaikan Mentan yang menurunkan harga pupuk urea dan NPK mulai hari ini, sehingga beban petani jadi ringan dan petani semakin bersemangat," ujarnya dalam keterangan yang dikutip, Kamis (23/10).
Sulaeman mengungkapkan selama ini mahalnya harga pupuk membuat petani mengurangi dosis pemupukan sehingga berdampak pada penurunan produktivitas. Ia menyebut penurunan 10% dosis pupuk nitrogen (urea) dapat menurunkan hasil panen padi 5%-7%.
"Nah, keputusan pemerintah ini tepat sekali untuk menjaga produksi pangan nasional," ujar Sulaeman.
Legislator NasDem dari Dapil Papua Selatan itu menambahkan, kebijakan pemerintah tersebut pastinya sudah dihitung masak-masak dan harus didukung semua pihak.
"Kebijakan ini adalah langkah cepat dan terukur untuk meringankan biaya produksi petani, menjaga daya beli di tingkat usaha tani, serta mempercepat tercapainya target swasembada pangan nasional," jelasnya.
Dengan kebijakan itu, harga urea ditetapkan menjadi Rp1.800 per kilogram (setara Rp90.000 per sak 50 kg), NPK menjadi Rp1.840 per kilogram (Rp92.000 per sak 50 kg), NPK khusus kakao menjadi Rp2.640 per kilogram (Rp132.000 per sak 50 kg), dan ZA menjadi Rp1.360 per kilogram (Rp68.000 per sak 50 kg). Sementara pupuk organik menjadi Rp 640/kg dari sebelumnya Rp 800/kg.
"Penyesuaian HET (harga eceran tertinggi) tersebut memberikan kepastian harga di kios resmi akan menjadi penopang bagi usaha tani jelang puncak musim tanam," pungkasnya. (Ifa/E-1)
Turunnya HET pupuk bersubsidi ini cukup signifikan. Penurunan HET ini berlaku untuk semua jenis pupuk bersubsidi, baik pupuk Urea, NPK Phonska, NPK Kakao, pupuk organik, maupun ZA.
KETUA MPR RI Ahmad Muzani bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau kios pupuk bersubsidi di Kabupaten Jember, Jawa Timur (1/11).
Mentan Andi Amran Sulaiman bersama Muhammad Qodari melaukan sidak untuk memastikan langsung implementasi kebijakan harga pupuk bersubsidi turun
ANGGOTA Komisi IV DPR-RI Adrianus Asia Sidot, mengapresiasi pemerintah yang telah secara resmi menurunkan harga pupuk subsidi hingga 20% mulai Rabu (22/10).
Pupuk bersubsidi yang mengalami penurunan adalah pupuk urea yang sebelumnya Rp2.250/kg turun Rp450/kg menjadi Rp1.800/kg.
Kementerian Pertanian mengalokasikan pupuk bersubsidi untuk Sulawesi Selatan pada 2026 sebanyak 846.721 ton.
Pupuk Indonesia mendukung KP3 DI Yogyakarta menindak penyalur pupuk subsidi yang melanggar, demi memastikan distribusi tepat sasaran dan mendukung swasembada pangan.
Turunnya HET pupuk bersubsidi ini cukup signifikan. Penurunan HET ini berlaku untuk semua jenis pupuk bersubsidi, baik pupuk Urea, NPK Phonska, NPK Kakao, pupuk organik, maupun ZA.
KETUA MPR RI Ahmad Muzani bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau kios pupuk bersubsidi di Kabupaten Jember, Jawa Timur (1/11).
ANGGOTA Komisi IV DPR-RI Adrianus Asia Sidot, mengapresiasi pemerintah yang telah secara resmi menurunkan harga pupuk subsidi hingga 20% mulai Rabu (22/10).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved