Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA jam setelah Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjuk Kombes Pol. Roedy Yoelianto menjadi Plh. Kapolresta Sleman, Kasat Lantas Polresta Sleman dicopot dari jabatannya.
Plh. Kapolresta Sleman Kombes Pol. Roedy Yoelianto mengambil langkah yang merujuk Keputusan Kapolda DIY No. Skep/37/I/2026 tanggal 30 Januari 2026, mencopot AKP Mulyanto dari jabatannya sebagai Kasat Lantas Polresta Sleman. Posisi ini kemudian diserahkan kepada AKP Arfita Dewi.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan, pencopotan ini menjadi bagian dari proses pemeriksaan terhadap dugaan terjadinya pelanggaran yang dilakukan AKP Mulyanto dalam menangani perkara Hogi Minaya.
Timbang terima antara AKP Mulyanto dengan AKP Arfita Dewi ini dipimpin langsung Plh. Kapolresta Sleman Kombes Pol. Roedy Yoelianto.
Diketahui Kejaksaan Negeri Sleman menghentikan penanganan perkara yang menjerat Hogi Minaya sebagai tersangka melalui penerbitan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2). Langkah tersebut diambil setelah kasus suami korban penjambretan di Jembatan Layang (Fly Over) Janti Sleman yang sempat dijadikan tersangka usai menabrak dua orang pelakunya hingga meninggal dunia.
Arfita Dewi, perempuan kelahiran Magelang 10 Juni 1982 ini pernah menjabat sebagai Kanit Regident Polresta Sleman ketika masih berpangkat Iptu. Ia kemudian sempat menduduki jabatan sebagai Wakasat Lantas Polresta Sleman dan kemudian menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Gunungkidul. Kemudian ia menggantikan posisi Mulyanto. Mulyanto kini Pama Non Job di Polresta Sleman sambil menunggu proses pemeriksaan yang lebih lanjut. (Z-2)
Penghentian ini diumumkan Kajari Sleman Bambang Yunianto pada Jumat malam di Kejaksaan Negeri Sleman di Beran.
Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono menonaktifkan Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto . Penonaktifan tersebut dilakukan terkait hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT).
Kondisi tersebut menjelaskan mengapa kritik publik terhadap Polri kerap dirangkum dalam ungkapan 'tajam ke bawah, tumpul ke atas.'
Nama Lola Nelria Oktavia mendadak menjadi perbincangan hangat di awal tahun 2026.
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem Lola Nelria Oktavia memberikan teguran keras kepada Kapolresta Sleman dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved