Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Presiden Prabowo Dipuji Donald Trump di Momen Board of Peace

Ferdian Ananda Majni
23/1/2026 14:31
Presiden Prabowo Dipuji Donald Trump di Momen Board of Peace
PRESIDEN Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Board of Peace.(Dok. Setpres RI)

INTERAKSI Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencuri perhatian dalam penandatanganan Board of Peace Charter di Davos, Swiss, Kamis (22/1) waktu setempat. Momen tersebut menandai dimulainya peran Indonesia dalam badan internasional baru yang mengawal transisi dan rekonstruksi Gaza pascakonflik.

Berdasarkan tayangan YouTube acara tersebut, Presiden Prabowo maju bersama Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban untuk menandatangani piagam di meja bertuliskan Board of Peace, tepat di sisi Presiden Trump. Sejumlah kepala negara lain diketahui telah lebih dulu menandatangani dokumen tersebut secara bergiliran.

Dalam prosesi itu, Trump duduk di posisi tengah, dengan satu kursi kosong di sisi kanan dan kirinya yang digunakan para pemimpin negara saat menandatangani piagam. Sesaat sebelum penandatanganan dimulai, Trump terlihat menepuk pundak Presiden Prabowo.

Trump kemudian melontarkan pujian kepada Prabowo dan PM Hongaria Viktor Orban.

"Dua pria tangguh," kata Trump pada penandatanganan resmi Dewan Perdamaian di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Kamis (22/1).

Setelah itu, prosesi penandatanganan berlangsung. Presiden Prabowo tampak menandatangani dokumen dalam map berwarna krem, sementara Trump memperhatikan proses tersebut dengan saksama. Usai penandatanganan, Trump mengajak Prabowo berjabat tangan sebelum Presiden RI kembali ke tempat duduknya.

Penandatanganan piagam tersebut menandai dimulainya operasional Board of Peace (BoP), sebuah badan internasional baru yang dibentuk untuk mengawal proses transisi, stabilisasi, dan rekonstruksi Gaza pascakonflik.

Board of Peace merupakan inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang bertujuan mengawasi administrasi sementara, stabilisasi keamanan, serta rekonstruksi wilayah Gaza dalam masa transisi pascaperang.

Pembentukan badan ini menjadi bagian dari Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict atau 20-Point Roadmap dan telah memperoleh dukungan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi 2803 (2025).

Resolusi tersebut juga merujuk pada pembentukan struktur pemerintahan Gaza yang bersifat teknokratis dan non-politis melalui National Committee for the Administration of Gaza (NCAG). 

Dalam mandat utamanya, Board of Peace bertugas mengawasi pelaksanaan gencatan senjata, stabilisasi keamanan, serta proses rekonstruksi Gaza.

Selain itu, BoP diarahkan untuk memulihkan tata kelola sipil dan memastikan berlangsungnya transisi menuju perdamaian yang berkelanjutan. 

Keanggotaan badan ini terdiri atas negara-negara yang diundang langsung oleh Chairman dengan perwakilan di tingkat kepala negara atau kepala pemerintahan.

Bagi Indonesia, keterlibatan dalam Board of Peace dinilai memiliki arti strategis. Partisipasi ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa proses transisi Gaza tetap mengarah pada solusi dua negara (two-state solution), serta tidak berkembang menjadi pengaturan permanen yang mengabaikan hak-hak rakyat Palestina.

Melalui forum tersebut, Indonesia berkomitmen secara aktif menyuarakan posisi prinsipil terkait penghentian kekerasan, perlindungan warga sipil, pembukaan akses kemanusiaan, serta pemulihan tata kelola sipil Palestina. 

Kehadiran Indonesia juga diharapkan dapat menjadi penyeimbang moral dan politik agar proses rekonstruksi berjalan sesuai hukum internasional dan resolusi-resolusi PBB. Presiden Prabowo menegaskan pentingnya momentum tersebut bagi masa depan perdamaian di kawasan.

"Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," kata Prabowo usai penandatanganan. 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya