Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menegaskan sikap partainya yang menolak wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Menurut Hasto, keputusan tersebut merupakan hasil proses demokratis internal partai yang bersumber dari aspirasi kader dan masyarakat.
“Sikap partai sudah sangat tegas dan diputuskan secara demokratis. Aspirasi rakyat kami serap melalui seluruh jajaran partai yang hadir dalam Rapat Kerja Nasional,” ujarnya di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.
Hasto menjelaskan, penolakan Pilkada lewat DPRD berangkat dari pengalaman sejarah Indonesia pada masa Orde Baru, ketika kekuasaan yang terpusat membatasi partisipasi publik dan berujung pada krisis legitimasi kepemimpinan. Ia menilai, pemimpin yang tidak memperoleh mandat langsung dari rakyat cenderung melahirkan praktik kekuasaan yang otoriter, penyalahgunaan hukum, serta suburnya korupsi, kolusi, dan nepotisme akibat lemahnya kontrol publik.
Menurut dia, reformasi justru menegaskan pentingnya legitimasi kepala daerah yang dipilih langsung oleh rakyat. Mandat langsung tersebut dinilai memberikan kekuatan politik yang sah serta melindungi kepala daerah dari tekanan dan upaya penjatuhan oleh DPRD.
Meski demikian, Hasto mengakui bahwa pelaksanaan pilkada langsung masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari politik uang hingga kompetisi yang tidak sehat. Untuk itu, PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui mekanisme gotong royong serta pengaturan internal partai yang ketat.
Ia menegaskan bahwa rekomendasi pencalonan kepala daerah di PDIP tidak diperjualbelikan. Setiap kader yang terbukti menyalahgunakan kewenangan akan dikenai sanksi tegas hingga pemecatan.
Selain aspek prinsipil, Hasto juga menyinggung pertimbangan strategis partai dalam menempatkan kader di wilayah tertentu, seperti daerah lumbung pangan, kawasan perbatasan, dan wilayah strategis seperti Papua. Menurutnya, tingginya biaya politik tidak dapat dilepaskan dari lemahnya penegakan hukum di berbagai sektor. Jika Pilkada melalui DPRD tetap dipaksakan, ia menilai hal tersebut berpotensi menciptakan jarak antara kehendak rakyat dan sistem politik yang dijalankan. (Ant/E-3)
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dinamika pembahasan revisi Undang-Undang Pemilihan Umum memasuki fase baru menyusul mencuatnya perdebatan mengenai syarat pembentukan fraksi di DPR.
Partai politik yang melenggang ke Senayan harus memiliki keterwakilan yang utuh di setiap pos kerja DPR.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi mengaburkan prinsip supremasi sipil, karena Polri berpotensi menjadi subordinat kepentingan politik sektoral.
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Pengalihan kewenangan memilih kepala daerah ke DPRD dinilai akan menggeser sumber legitimasi kekuasaan dari rakyat ke elite politik.
Pilkada langsung adalah bagian integral dari kedaulatan rakyat yang telah menjadi praktik konstitusional mapan pasca-amandemen UUD 1945.
Dalam konfigurasi tersebut, Perludem menilai jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka hasil Pilkada berpotensi terkunci sejak awal.
Ida menegaskan, pengeluaran tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam memenuhi hak konstitusional warga negara untuk berpartisipasi dalam pemilihan wakil-wakilnya.
Yusril Ihza Mahendra, menilai pemilihan kepala daerah (pilkada) secara tidak langsung melalui DPRD lebih efektif untuk menekan praktik politik uang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved