Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) membeberkan hasil analisis dan pencermatan transaksi perjudian online (judol) di Indonesia sepanjang 2025. PPATK mencatat nilai deposit pemain judol mengalami penurunan sekitar 30% dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan tersebut disampaikan Deputi Analisis dan Pemeriksaan PPATK Danang Trihartono dalam konferensi pers pengungkapan praktik perjudian online serta pengembangan Laporan Hasil Analisis (LHA) PPATK oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
“Berdasarkan data PPATK tahun 2025 total deposit Rp36 triliun, menurun dari tahun 2024 yang berjumlah Rp51 triliun. Artinya deposit para pemain judol di masyarakat mengalami penurunan kurang lebih 30 persen,” kata Danang dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (7/1)
Danang menegaskan, PPATK akan terus bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menekan nilai transaksi perjudian online seminimal mungkin.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya pergeseran pola deposit pemain judol. Jika sebelumnya transaksi banyak dilakukan melalui rekening bank atau dompet digital (e-wallet), kini pelaku lebih banyak memanfaatkan metode pembayaran menggunakan QRIS.
Menurut Danang, penggunaan QRIS membuat alur transaksi menjadi sangat cepat berpindah dari satu akun ke akun lainnya. Bahkan, dalam sejumlah kasus, aliran dana berakhir di aset kripto, sementara proses deposit dan penarikan (withdraw) dipisahkan melalui mekanisme kripto.
Pola tersebut dinilai dapat menyulitkan PPATK maupun aparat penegak hukum dalam melakukan penelusuran transaksi.
Meski demikian, Danang memastikan PPATK tetap memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Bareskrim Polri. Selain itu, sinergi juga dilakukan bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta pemangku kepentingan terkait lainnya.
“Kami berkomitmen memberantas judol sesuai asta cita pemerintahan Prabowo-Gibran,” pungkas Danang. (Yon)
Individu yang terjebak dalam adiksi judi memerlukan terapi medis karena adanya kerusakan struktur otak yang serupa dengan penyalahgunaan narkoba.
Motivasi setiap orang memulai perjudian sangat beragam, mulai dari sekadar iseng, tekanan lingkungan, hingga dorongan karakter pribadi.
Salah satu gejala utama kecanduan adalah hilangnya kontrol terhadap perilaku berjudi. Penderita tidak lagi mampu membatasi waktu dan modal yang dikeluarkan.
Kenali tanda kecanduan judi online menurut ahli psikiatri RSCM. Pahami bagaimana dopamin bekerja dan cara mendeteksi gejala dini sebelum terlambat.
Jasa Marga berlakukan diskon tarif tol 30% di 9 ruas untuk Mudik Lebaran 2026. Cek daftar rute, jadwal, dan syarat saldo e-toll agar tidak hangus.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan judi online (judol) yang digencarkan pemerintah pusat.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan judi online (judol) yang digencarkan pemerintah pusat.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengungkapkan jumlah rekening yang terindikasi terkait judi online (judol) terus melonjak.
Pernyataan PPATK yang menyebut di tahun 2025 untuk pertama kalinya Indonesia berhasil menekan angka judi online (Judol) dipertanyakan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan apresiasi kepada GoPay, layanan dompet digital di bawah GoTo Financial dan GoTo Group, atas kontribusinya memerangi judol.
Kunci keberhasilan Erwin Erlani lepas dari jerat judol adalah keberanian untuk merelakan kerugian fantastis tersebut.
Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) mencatat penurunan signifikan dalam aktivitas judi online (judol) di Indonesia sepanjang 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved