Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH memastikan ketegangan politik pasca-penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat belum berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Hingga saat ini, indikator utama seperti harga minyak dunia terpantau stabil di kisaran US$63 per barel tanpa adanya gejolak berarti.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah terus memonitor situasi global tersebut. Menurutnya, perhatian utama pemerintah saat ini tertuju pada pergerakan harga komoditas energi yang kerap sensitif terhadap isu geopolitik.
"Itu masih dimonitor, karena yang utama kan berpengaruh terhadap harga minyak. Tetapi harga minyak kalau kita monitor satu dua hari ini pun tidak ada perubahan, tidak ada gejolak yang tinggi dan harga minyak relatif masih rendah, masih sekitar US$63 per barel," ujar Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/1).
Meski situasi relatif terkendali, Airlangga menyatakan pemerintah tetap waspada melihat perkembangan ke depan guna menyiapkan langkah antisipasi jika eskalasi politik global mulai merambat ke pasar domestik. Namun, ia belum memerinci detail strategi antisipasi yang disiapkan.
"Nanti kita monitor. Sekarang dengan situasi seperti ini ya kita monitor saja," jelasnya.
Senada dengan Airlangga, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai gejolak antara Washington dan Caracas tidak memberikan dampak langsung yang besar bagi Indonesia. Ia menyoroti faktor fundamental suplai minyak dari negara Amerika Latin tersebut yang dinilai tidak lagi mendominasi pasar global.
"Venezuela sudah lama tidak terlalu aktif di pasar minyak dunia juga kan, terbatas kapasitas produksinya. Itu kan jauh dari negara kita," tutur Purbaya.
Menkeu menambahkan bahwa fokus Indonesia saat ini adalah menjaga ketahanan ekonomi domestik dibanding mengkhawatirkan sentimen eksternal yang dampaknya minim.
"Anda maunya apa? Apa yang dipersiapkan? Jadi gini, artinya mesti selalu menjaga kekuatan kita, gitu saja," pungkasnya. (Z-10)
Presiden Trump kirim sinyal baur: klaim misi militer di Iran hampir usai namun tambah 2.500 pasukan. Ketidakpastian ini picu gejolak harga minyak dan pasar saham.
Larry Fink mengungkap potensi resesi hebat akibat krisis energi dan ancaman Iran. Ia juga bicara soal nasib ijazah kuliah di tengah ledakan AI.
Presiden AS Donald Trump menyebut Iran memberikan 'hadiah' signifikan terkait aliran minyak di Selat Hormuz. Apakah ini sinyal berakhirnya perang?
Indonesia masuk kategori negara paling aman dari krisis energi global versi The Economist. Simak strategi DEN dalam menjaga stabilitas energi nasional.
Presiden AS Donald Trump mengeklaim adanya pembicaraan positif dengan pejabat tinggi Iran di tengah ketegangan perang. Benarkah deeskalasi segera terjadi?
Perdana Menteri Keir Starmer dan Donald Trump bahas krisis Selat Hormuz. Harga minyak melonjak ke US$106 per barel akibat blokade Iran.
Berbagai stimulus telah disiapkan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi selama periode Lebaran, mulai dari diskon transportasi
Airlangga mengatakan dalam pelaksanaannya, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ditugaskan untuk menyelesaikan berbagai persoalan berkaitan PLTD.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan skema kerja bekerja dari rumah (work from home) atau WFH dampak dari kenaikan harga minyak.
Airlangga Hartarto mengusulkan penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang sebagai langkah antisipasi apabila konflik Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dunia.
Pemerintah Indonesia memperkuat kemitraan strategis dengan Jepang dalam pengembangan industri, transisi energi, hingga penguatan rantai pasok global.
Pemerintah menyiapkan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebagai penyangga untuk meredam gejolak harga di tengah ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved