Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

7 Kepala Daerah Terjerat Korupsi Bersama Keluarga: Daftar Kasus, Tahun, dan Modus

 Gana Buana
20/12/2025 22:19
7 Kepala Daerah Terjerat Korupsi Bersama Keluarga: Daftar Kasus, Tahun, dan Modus
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang beserta Ayah HM Kunang tertangkap OTT KPK.(Dok. KPK)

SETIDAKNYA ada 7 kepala daerah yang dalam kasus korupsi turut melibatkan anggota keluarga (istri/suami/ayah/adik). Kasus-kasusnya mencakup suap sengketa Pilkada, jual-beli jabatan, perizinan, hingga dugaan ijon proyek. 

Artikel ini merangkum nama, jabatan, relasi keluarga, tahun, dan ringkasan perkara agar mudah dipahami dan mudah dicari.

No Nama Kepala Daerah Jabatan Anggota Keluarga Hubungan Keluarga Tahun Kasus Ringkasan Perkara
1 Budi Antoni Aljufri Bupati Empat Lawang Suzanna Budi Antoni Istri 2015 Suap terkait sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi
2 Ade Kuswara Kunang Bupati Bekasi HM Kunang Ayah 2025 Dugaan suap dan praktik “ijon proyek” di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi
3 Puput Tantriana Sari Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin Suami 2021 Kasus jual-beli jabatan kepala desa
4 Ade Swara Bupati Karawang Nurlatifah Istri 2014 Suap terkait perizinan dan rekomendasi SPPR
5 Romi Herton Wali Kota Palembang Masyitoh Istri 2014 Penyuapan terkait sengketa Pilkada Palembang di Mahkamah Konstitusi
6 Gatot Pujo Nugroho Gubernur Sumatra Utara Evy Susanti Istri 2015 Suap hakim PTUN Medan terkait perkara bantuan sosial
7 Ratu Atut Chosiyah Gubernur Banten Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) Adik 2013 Suap sengketa Pilkada Lebak dan perkara alat kesehatan

Daftar Lengkap

1) Budi Antoni Aljufri (Bupati Empat Lawang) & Suzanna (istri)

Intinya: kasus suap terkait sengketa Pilkada di MK (tahun 2015), dikaitkan dengan Akil Mochtar.
Kata kunci terkait: sengketa Pilkada, MK, suap, Empat Lawang.

2) Ade Kuswara Kunang (Bupati Bekasi) & HM Kunang (ayah)

Intinya: dugaan suap/“ijon proyek” di lingkungan Pemkab Bekasi (tahun 2025).
Kata kunci terkait: ijon proyek, Bekasi, dugaan suap, proyek pemerintah.

3) Puput Tantriana Sari (Bupati Probolinggo) & Hasan Aminuddin (suami)

Intinya: kasus jual-beli jabatan kepala desa (tahun 2021), melibatkan pasangan yang juga memiliki posisi politik nasional.
Kata kunci terkait: jual beli jabatan, kepala desa, Probolinggo, suap.

4) Ade Swara (Bupati Karawang) & Nurlatifah (istri)

Intinya: suap terkait urusan perizinan/SPPR (tahun 2014).
Kata kunci terkait: perizinan, SPPR, suap, Karawang.

5) Romi Herton (Wali Kota Palembang) & Masyitoh (istri)

Intinya: penyuapan terkait sengketa Pilkada Palembang di MK (tahun 2014).
Kata kunci terkait: Pilkada Palembang, MK, suap.

6) Gatot Pujo Nugroho (Gubernur Sumut) & Evy Susanti (istri)

Intinya: suap hakim PTUN Medan terkait perkara bansos (tahun 2015).
Kata kunci terkait: bansos, PTUN Medan, suap hakim.

7) Ratu Atut Chosiyah (Gubernur Banten) & Tubagus Chaeri Wardana/Wawan (adik)

Intinya: suap sengketa Pilkada Lebak di MK dan perkara lain terkait alkes/gratifikasi (tahun 2013).
Kata kunci terkait: Pilkada Lebak, MK, alkes, gratifikasi.

FAQ
1. Apa yang dimaksud “kepala daerah terjerat korupsi bersama keluarga”?

Kondisi ketika kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah turut menyeret anggota keluarga inti (istri/suami/ayah/adik), baik sebagai pelaku, perantara, maupun pihak yang diuntungkan.

2. Ada berapa kepala daerah yang tercatat dalam daftar ini?

Dalam daftar ringkas ini ada 7 kepala daerah beserta anggota keluarga yang ikut terseret kasus.

3. Modus yang paling sering muncul apa?

Dari daftar ini, modus yang menonjol meliputi suap sengketa Pilkada, perizinan, jual-beli jabatan, serta dugaan ijon proyek.

4. Kenapa kasus keluarga pejabat sering jadi sorotan?

Karena melibatkan konflik kepentingan, akses kekuasaan yang dekat, dan sering dikaitkan dengan praktik “dinasti politik” yang memperluas pengaruh keluarga. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya