Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Hari Ibu 2025, BPIP Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Pembudayaan Pancasila

Abdillah M Marzuqi
19/12/2025 20:34
Hari Ibu 2025, BPIP Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Pembudayaan Pancasila
Lokakarya tematik bertema Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045(Dok.HO)

BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memperingati Hari Ibu Tahun 2025 melalui kegiatan lokakarya tematik bertema Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Jumat (19/12). 

Kepala BPIP, Prof. Yudian Wahyudi, menegaskan Pancasila bukan sekadar teks atau simbol formal, melainkan fondasi moral, pemersatu bangsa, dan pedoman etis yang harus hidup dalam praktik sosial, pendidikan, serta kebijakan publik.

“Pancasila harus hadir dalam tindakan nyata. Pembinaan ideologi Pancasila perlu menyentuh ruang-ruang kehidupan masyarakat, bersifat kontekstual, inklusif, serta menghormati kearifan lokal yang selama ini menjadi perekat komunitas,” ujar Yudian.

Ia juga menekankan bahwa peringatan Hari Ibu harus dimaknai sebagai awal dari langkah konkret yang berkelanjutan.

“Peringatan Hari Ibu ini harus kita maknai sebagai titik awal langkah nyata, bukan sekadar seremoni. Dengan memperkuat kapasitas perempuan dan menghadirkan Pancasila dalam pendidikan serta kehidupan sosial, kita sedang menyiapkan fondasi kokoh bagi generasi yang berdaya dan beretika menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Posisi strategis perempuan

Wakil Kepala BPIP, Rima Agristina, menyampaikan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam proses pembudayaan Pancasila karena kedekatannya dengan lingkungan keluarga, pendidikan, dan komunitas.

“Perempuan adalah agen perubahan nilai. Melalui peran sebagai pendidik, pengasuh, dan pemimpin komunitas, perempuan mampu menerjemahkan Pancasila ke dalam praktik sehari-hari yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tutur Rima.

Deputi Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPA), Amurwani Dwi Lestraningsih, menekankan pentingnya pengarusutamaan gender dalam pembangunan karakter bangsa.

“Pemberdayaan perempuan merupakan investasi strategis bagi masa depan Indonesia. Nilai-nilai Pancasila dan kesetaraan gender harus berjalan beriringan agar kita dapat menyiapkan generasi yang adil, beretika, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Amurwani.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam meneguhkan Pancasila sebagai jati diri bangsa, sekaligus mempersiapkan generasi yang berdaya, berkarakter, dan siap menjawab tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045. (M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik