Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta seluruh pihak menghentikan kecenderungan saling menyalahkan di tengah situasi bencana. Ia menegaskan, kondisi darurat bukanlah momentum untuk mencari kambing hitam, melainkan waktu untuk bekerja bersama mengatasi persoalan di lapangan.
Prabowo menilai, dalam situasi sulit sering muncul dorongan dari sebagian elite untuk mempersoalkan kesalahan pihak lain. Sikap tersebut, menurutnya, justru kontraproduktif bagi penanganan bencana.
"Dalam keadaan yang sulit ada kecenderungan manusia dan juga bangsa kita ini saya lihat terutama sebagian elite-elite kita ada kecenderungan mau cari kambing hitam, mau cari kesalahan, ini bukan saat untuk kita cari kesalahan, ini untuk kita bekerja keras bahu-membahu mengatasi masalah," ujar Prabowo saat membuka Rapat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12).
Prabowo mengingatkan agar kewaspadaan tetap dijaga ke depan, terutama terhadap narasi yang menyudutkan pemerintah. Ia menilai ada pihak-pihak tertentu, termasuk yang memiliki kepentingan politik, bahkan kekuatan luar, yang memanfaatkan situasi bencana untuk menyebarkan informasi tidak benar.
"Di tengah bencana, di tengah musibah, mereka yang ditonjolkan adalah kebohongan ketidakbenaran dikatakan pemerintah tidak hadir, puluhan ribu dalam saat-saat yang pertama sudah dikerahkan ke situ kita lihat buktinya," tuturnya.
Berdasarkan peninjauannya langsung ke lokasi bencana, Prabowo menyampaikan apresiasi atas respons cepat aparat dan lembaga terkait sejak awal kejadian. Ia menyebut, pada fase-fase awal penanganan, seluruh unsur bergerak sebagai satu tim tanpa harus menunggu instruksi detail dari pimpinan.
"Di lapangan setelah beberapa kali ke situ saya melihat, saya sudah sangat terima kasih tadi saya melihat kita bekerja sebagai satu tim. Di awal-awal saya merasa saudara-saudara bertindak dengan benar, dengan cepat, saya tidak perlu kasih pengarahan detail, saudara-saudara sudah bergerak," katanya.
Prabowo juga menyoroti mekanisme penanganan bencana di lingkungan TNI yang telah berjalan sesuai prosedur operasi, sehingga respons dapat dilakukan segera. Menurutnya, dalam kondisi bencana, tindakan cepat jauh lebih penting dibanding menunggu administrasi berjenjang.
"Di TNI sudah berjalan cukup lama karena bahwa bencana itu perintah operasi jadi tidak usah tunggu terlalu banyak petunjuk di saat-saat pertama," ujarnya.
Presiden menekankan, kemampuan negara dalam merespons bencana justru menunjukkan kekuatan Indonesia. Ia menyebut pengerahan puluhan helikopter, pesawat angkut, hingga distribusi BBM menggunakan pesawat Hercules ke daerah terpencil sebagai bukti kapasitas negara.
Ia juga menggambarkan beratnya tantangan geografis di wilayah terdampak bencana, seperti daerah pegunungan dengan ketinggian 1.800 hingga 2.000 meter yang kerap diselimuti kabut dan hujan. Meski demikian, operasi penerbangan tetap dilakukan setiap hari demi menjangkau warga yang terisolasi.
"Saya dari Takengon, saya dari Bener Meriah, saya lihat kondisinya tidak gampang. Penerbang-penerbang kita terbang tiap hari ini adalah suatu hal yang perlu kita banggakan," ujarnya.
(H-3)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Pasalnya sudah hampir tiga bulan usai bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Sumatra, sekolah-sekolah di lokasi itu masih harus belajar berlantai terpal plastik di tenda darurat.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
HARAPAN baru mulai tumbuh di tengah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian memperingatkan pemda di Sumatra Utara agar tidak menyelewengkan dana penanganan bencana.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
BADAN Rescue Nasional Demokrasi (NasDem) Sumatera Barat menargetkan pembentukan pengurus Badan Rescue NasDem Daerah (BRND) tingkat kota, kabupaten dan kecamatan yang ada di Sumbar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved