Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

NasDem Dukung Prabowo meski tak Dapat Jatah Menteri, Pengamat: Bagian dari Fatsoen Politik

Rahmatul Fajri
11/11/2025 20:17
NasDem Dukung Prabowo meski tak Dapat Jatah Menteri, Pengamat: Bagian dari Fatsoen Politik
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindran yang juga Presiden Prabowo Subianto seusai melakukan pertemuan di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta(MI/Usman Iskandar)

Peneliti Senior dari Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli menilai Partai NasDem telah menjalankan fatsoen politik yang etis dengan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto

Ia mengatakan sebenarnya publik berharap partai yang kalah dalam Pilpres tidak mendukung pemerintahan. Ia berharap partai yang kalah diharapkan mengambil posisi sebagai partai oposisi agar mekanisme check and balances berjalan.

Namun demikian, Romli mengapresiasi sikap NasDem yang mendukung pemerintahan tetapi tidak menempatkan kadernya di Kabinet Merah Putih. Ia mengatakan tidak etis jika NasDem yang tidak bekerja memenangkan Prabowo di Pilpres 2024 kemudian mendapatkan jatah menteri.

"Saya menghormati dan mengapresiasi sikap dan kebijakan di mana Partai Nasdem bergabung dalam pemerintahan tetapi tidak menempatkan kadernya dalam kabinet. Itu memang bagian dari fatsoen politik, ketika tidak berkeringat, tidak elok jika kemudian mendapatkan jatah menteri atau posisi jabatan yang lain," kata Romli kepada Media Indonesia, Selasa (11/11).

Romli juga menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang menekankan kepada kadernya tentang konsistensi ucapan dan perbuatan dalam berpolitik. Menurut Romli, pernyataan itu harus jadi acuan bagi seluruh partai politik. 

"Pernyataan itu penting yang hrs dijadikan panduan atau kompas, bukan hanya untuk para kader Partai Nasdem saja tapi juga untuk para elit politik secara keseluruhan, lintas partai dari pusat sampai daerah," katanya.

Sebelumnya, Surya Paloh menegaskan partainya berkomitmen mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal tersebut ia sampaikan saat perayaan HUT ke-14 Partai NasDem di NasDem Tower, Jakarta, Selasa (11/11).

“Sebagai partai politik yang telah dan tetap berkomitmen sebagai pendukung pemerintahan Prabowo di berani ini, saya ingin menyakinkan saudara-saudara, mudah-mudahan insya Allah konsistensi kita tetap ada dalam diri kita,” kata Surya Paloh.

Surya Paloh menegaskan, Partai NasDem akan mengerahkan seluruh daya dan upaya untuk memastikan keberhasilan pemerintahan Prabowo. Menurutnya, kesuksesan pemerintahan menjadi bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab moral partai yang mendukungnya.

“Kita mau pemerintahan ini berhasil, kita mau pemerintahan ini sukses. Kesuksesan pemerintahan ini adalah juga bagian kesuksesan kita. Kegagalan pemerintahan ini menjadi duka nestapa bagi kita,” ujarnya.

Surya Paloh mengingatkan kader agar tidak kehilangan semangat perjuangan ideologis meski berada di luar lingkaran pemerintahan. Ia menilai, dukungan politik yang diberikan NasDem bukan bentuk pragmatisme, melainkan wujud tanggung jawab untuk memastikan arah kebijakan nasional sejalan dengan semangat restorasi.

“Konsistensi membawa arus gerakan perubahan harus tetap dijaga. Kita tidak ingin berhenti di tengah jalan, karena totalitas pengabdian kita adalah bagi kejayaan bangsa dan negara yang kita cintai,” kata Surya.

Lebih lanjut, Surya juga meminta kader menjaga komitmen perjuangan politik yang berlandaskan kejujuran dan pengabdian. Ia menyebut, konsistensi menjadi nilai utama yang harus terus dijaga dalam mendukung pemerintahan sekaligus menjalankan misi besar Gerakan Restorasi Indonesia.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa tetap memberikan ridha atas perjuangan dan niat baik kita ini untuk menjalankan misi besar mencintai negeri yang amat kita cintai,” pungkasnya.(P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya