Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Analis komunikasi politik Hendri Satrio menyoroti dua anggota kabinet Presiden Prabowo Subianto yang kerap menjadi perbincangan publik. Kedua sosok tersebut adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Pria yang akrab disapa Hensa itu menilai, Purbaya menjadi sorotan karena gaya komunikasinya yang lugas serta langkah cepatnya dalam menangani isu-isu keuangan sejak menjabat sebagai Menteri Keuangan. Pernyataan dan kinerjanya kerap memicu diskusi di kalangan masyarakat.
"Purbaya wajar menjadi perbincangan. Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos dan kecepatannya dalam menyelesaikan masalah keuangan menarik perhatian publik," kata Hensa, melalui keterangannya, Minggu (19/10).
Sedangkan, Teddy juga menjadi perbincangan karena perannya sebagai Seskab. Sebagian pihak menilai Teddy kerap membatasi akses untuk berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo, sehingga memunculkan diskusi tentang peran dan pengaruhnya. Hensa mengamati, Teddy memiliki tugas untuk mengatur jadwal dan kegiatan Presiden Prabowo, mulai dari masa Prabowo sebagai Menteri Pertahanan, kampanye, hingga menjabat sebagai Presiden RI.
"Saya melihatnya Teddy berperan mengatur waktu dan kegiatan Presiden. Sejak jadi Menhan, kampanye, hingga kini menjabat Presiden, dia terlihat mengelola agenda dan memperkenalkan relasi baru, terutama saat kampanye," ujar Hensa.
Selain itu, Hensa berpendapat bahwa seorang Seskab memiliki tugas untuk memilah kegiatan yang dianggap strategis bagi Presiden. Menurutnya, tidak semua agenda harus dihadiri langsung oleh Presiden, sehingga peran ini menjadi penting untuk menjaga fokus kepala negara dalam menentukan kebijakan.
"Pemilihan kegiatan strategis itu penting. Tidak mungkin Presiden menghadiri semua agenda atau bertemu semua pihak. Ini membantu Presiden tetap fokus dan prima dalam mengambil keputusan," kata Hensa.
Hensa juga mengamati bahwa tidak semua pihak dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Untuk itu, ada peran Seskab Teddy, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, hingga tokoh seperti Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menjadi gerbang komunikasi dengan pihak lain.
"Menurut saya, tidak mungkin semua pihak bertemu langsung dengan Presiden. Makanya ada Seskab, Mensesneg, dan tokoh seperti Pak Dasco untuk menjembatani komunikasi," ujar Hensa.
Lebih lanjut, Hensa mencatat Teddy telah bekerja di bawah dua Presiden berbeda dengan masa jabatan yang cukup panjang. Hal ini menunjukkan bahwa ia dipercaya untuk menjalankan tugasnya.
"Teddy sudah bekerja untuk dua Presiden berbeda dengan waktu yang cukup lama. Ini menunjukkan adanya kepercayaan terhadap kinerjanya, dan yang tahu kinerjanya bagus atau tidak ya Presidennya," pungkasnya. (E-3)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa aturan baru terkait penempatan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) di Himbara telah rampung.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri pada 2026 akan segera dicairkan dalam waktu dekat.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Pemerintah tambah TKD Rp10,6 triliun untuk pemulihan banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dana cair bertahap mulai Februari hingga April 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit anggaran sebesar 3 persen, meskipun menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan kenaikan insentif guru honorer menjadi Rp400 ribu dan tunjangan non-ASN Rp2 juta di era Prabowo. Cek detailnya.
Pengamat politik Ujang Komarudin menilai langkah cepat Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya dalam meluruskan hoaks dan disinformasi sebagai respons krusial untuk menjaga kepercayaan publik.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa produk asal Amerika Serikat (AS) tetap wajib memenuhi ketentuan sertifikasi halal sebelum beredar di Indonesia.
Sedia payung sebelum hujan, Seskab Teddy menegaskan Indonesia siap hadapi dinamika tarif impor Donald Trump pasca-putusan MA Amerika Serikat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved