Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan komitmennya untuk mendorong konsumsi produk lokal. Itu dilakukan dengan memerintahkan jajarannya untuk tidak lagi menyediakan buah-buahan impor di lingkungan kantor Kementerian Hukum.
"Mulai hari ini, saya minta di Kementerian Hukum, di sekretaria, tidak boleh ada produk buah-buahan impor di kantor ini. Ini langkah kecil yang harus kita ambil. Langkah kecil, tetapi dampaknya akan besar," ujarnya saat memberikan sambutan pada kegiatan Launching Forum Komunikasi Kebijakan: Legal Policy Hub, di Jakarta, Senin (15/9).
Menurut dia, meski strategi penguatan industri pangan sering dibicarakan, namun implementasinya masih bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan.
Salah satu contoh adalah masih banyaknya buah impor yang dikonsumsi sehari-hari, padahal Indonesia memiliki potensi besar dari hasil produksi petani lokal.
"Di depan saya saja, bapak-ibu bisa melihat jeruk yang kita makan, yang disediakan, itu pasti jeruk impor. Padahal banyak jeruk-jeruk Kalimantan yang sudah tersedia," tutur Supratman.
Dia menyarankan agar konsumsi di kantor kementerian lebih mengutamakan produk pangan dalam negeri, seperti ubi, kacang tanah, atau buah-buahan yang diproduksi lokal.
"Kalaupun ada lengkeng jeruk, ya lengkeng yang diproduksi di Indonesia. Anggur, sudah ada yang diproduksi di Indonesia, tidak usah beli anggur-anggur impor," tutur Supratman.
Menurutnya, langkah sederhana itu harus menjadi teladan dalam perumusan kebijakan lintas kementerian sebagai bentuk nyata dukungan pada petani dan industri pangan nasional. (Mir/P-2)
Pola belanja rumah tangga di Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan pergeseran penting: konsumsi semakin merata antarwilayah.
Gaya hidup anak muda dalam mengonsumsi komoditas harian seperti kopi, teh, cokelat, dan produk kelapa sawit memiliki dampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Direktur Ekonomi Celios, Nailul Huda, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2025 tidak akan mencapai seperti yang ditargetkan pemerintah yakni di angka 5,4-5,6%.
Data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan volume sampah nasional mencapai 70,6 juta ton pada 2024. Angka ini berpotensi membengkak menjadi 82 juta ton per tahun pada 2045.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyampaikan pandangan resmi terkait dampak tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap konsumsi masyarakat dan pertumbuhan industri nasional.
Ancaman utama dari Virus Nipah terletak pada angka kematiannya yang sangat tinggi, yakni mencapai 75%.
KETUA Umum DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Doddy Izwardy, menyoroti pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pola makan sehat.
Beragam jenis buah seperti kiwi, apel, pisang, dan buah beri terbukti membantu menjaga kesehatan tubuh menurut riset kesehatan internasional.
Musim kemarau basah pada 2025 menjadi penghambat serius bagi siklus hidup pohon rambutan yang membutuhkan perlakuan alam tertentu untuk berbunga.
Makanan beku kerap dinilai buruk untuk kesehatan. Padahal, ahli gizi menyebut beberapa jenis makanan beku tetap kaya nutrisi dan justru baik untuk menjaga kesehatan jantung.
Beberapa buah yang dianggap "sehat" dan "baik untuk jantung" bisa memicu peradangan, memperburuk aliran darah, serta memperlemah kekuatan kaki dengan cara yang tidak terlihat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved