Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Hukum menegaskan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam merumuskan regulasi yang berbasis data dan sejalan dengan visi Presiden. Karena itu, setiap kebijakan harus memiliki dasar kajian yang jelas sebelum diimplementasikan.
"Di Kementerian Hukum tidak ada satu kebijakan, terutama yang diambil menteri, ataupun di seluruh unit kerja utama, semua pasti memiliki landasan studi kebijakan sebelum kebijakan tersebut diimplementasikan," ujar Menteri Hukum Supratman Andi Agtas saat memberikan sambutan dalam kegiatan Launching Forum Komunikasi Kebijakan: Legal Policy Hub, Jakarta, Senin (15/9).
Semua kebijakan di Kementerian Hukum, lanjutnya, terlebih dahulu diserahkan kepada Badan Strategi Kebijakan untuk disusun dalam bentuk policy brief maupun policy paper. Hal itu kemudian menjadi acuan untuk diimplementasikan dalam berbagai macam produk hukum.
Supratman menegaskan, arah kebijakan nasional tetap harus berpedoman pada konstitusi, Pancasila, serta visi dan misi Presiden. Ia juga menyoroti persoalan ego sektoral yang kerap menjadi hambatan koordinasi.
"Saya berharap kerja sama lintas kementerian bisa berjalan lebih baik, karena selama ini yang membuat kita masih stuck untuk maju, salah satunya adalah ego sektoral," kata dia.
Senada, Kepala Badan Strategi Kebijakan Hukum Kemenkum Andry Indrady menyoroti masih adanya silo kebijakan dan lemahnya koordinasi lintas sektor. Menurutnya, kondisi ini menghambat efektivitas implementasi kebijakan.
"Era digital dan keterbukaan informasi publik menuntut adanya transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas yang lebih tinggi dari setiap proses pembuatan kebijakan," jelas Andry.
Sebagai tindak lanjut, Kemenkum bersama Lembaga Administrasi Negara menginisiasi Forum Komunikasi Kebijakan Legal Policy Hub yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media, serta masyarakat sipil.
Forum itu diharapkan menjadi ruang dialog, koordinasi, dan kolaborasi dalam merumuskan kebijakan berbasis bukti dan inklusif. Forum itu sekaligus meresmikan kerja sama lintas sektor, peneretanganan nota kesepahaman, serta menggelar Policy Talks Tematik 1 bertema penguatan inovasi industri pangan untuk pertumbuhan ekonomi.
"Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong tersusunnya rekomendasi kebijakan penguatan inovasi industri pangan untuk pertumbuhan ekonomi," pungkas Andry. (M-3)
Pada Selasa (6/1), BNN bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Imigrasi berhasil membongkar jaringan internasional di Bandara Soekarno-Hatta.
BADAN Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat langkah dalam mendukung optimalisasi penerapan inovasi daerah di seluruh Indonesia.
DALAM momentum peringatan ulang tahun ke-27, Bank Mandiri menghadirkan Livin’ Fest 2025 di Medan, Sumut, sebagai perayaan yang memadukan hiburan, kolaborasi, dan pemberdayaan ekonomi.
Koordinasi dan sinergitas dua institusi besar negara itu akan terus diperkuat. Terutama, dalam memastikan rangkaian perayaan kemerdekaan berlangsung aman dan penuh makna.
Mengusung tema “Stronger Together: Building the Future of Innovation”, acara ini menjadi simbol nyata dalam memperkuat sinergi.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
PRAKTISI ekologi dari Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI), Maria Ratnaningsih menyoroti arah kebijakan pembangunan nasional yang dinilai semakin menjauh dari prinsip keberlanjutan.
BSKDN Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meneguhkan peran sebagai policy hub yang menjadi pusat konsolidasi pengetahuan, analisis strategis, dan rekomendasi kebijakan berbasis bukti.
Ribut-ribut soal kebijakan, prosedur, atau perubahan iklim sering kali menutupi fakta bahwa pengambil kebijakan dan pelaku perusakan alam tetap luput dari pertanggungjawaban.
Di tengah turbulensi sosial, geopolitik, dan perkembangan teknologi, institusi publik perlu memperbarui pendekatan tata kelola.
Anggota Komisi X DPR RI Nilam Sari Lawira menegaskan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sebagai pijakan utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved