Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOALISI Organisasi Advokat Pendukung Pengesahan RUU KUHAP mendorong DPR RI tidak gentar dengan tekanan sejumlah pihak yang mencoba menggagalkan pembahasan dan pengesahan RKUHAP. Para advokat mendukung upaya DPR selama pembahasan dilakukan secara transparan.
Ketua Umum Peradi SAI Juniver Girsang yang mewakili kolisi tersebut bahkan meminta agar RKUHAP dapat disahkan tahun ini. Pasalnya, KUHAP versi terbaru akan mulai efektif diimplementasikan mulai 2026.
"(Sehingga) diperlukan sistem hukum acara yang modern, yang sejalan dengan prinsip negara hukum perlindungan hak asasi manusia," katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (21/7).
Menurutnya, organisasi advokat menolak segala bentuk upaya penundaan atau pembatalan pembahasan RKUHAP yang tidak berdasar dan tidak mencerminkan semangat reformasi hukum.
Juniver mengatakan, pihaknya mengapresiasi substansi dalam RKUHAP yang telah memuat penguatan peran para advokat serta perlindungan hak korban, tersangka, maupun terdakwa. Misalnya, hak advokat mendampingi saksi sejak dalam tahap penyelidikan dan hak imunitas advokat dalam menjalankan profesinya.
Ia juga mengingatkan seluruh fraksi di DPR RI agar tidak takut pada kelompok-kelompok tertentu yang mencoba menggagalkan pembahasan RKUHAP dengan alasan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara akademis maupun konstitusional.
"Koalisi Organisasi Advokat siap mengawal dan mendukung pengesahan RUU KUHAP secara aktif dan konstruktif sebagai bentuk tanggung jawab profesi dalam memperbaiki sistem peradilan pidana di Indonesia," terangnya.
Advokat kondang Hotman Paris Hutapea menyinggung peran pengacara saat proses pemeriksaan mantan Presiden Joko Widodo terkait kasus ijazah di Polda Metro Jaya. Menurutnya, pengacara Jokowi sangat menyedihkan karena hanya duduk di belakang saat proses pemeriksaan berlangsung.
Ia mengapresiasi Komisi III yang telah mengakomodir peran advokat secara lebih luas saat mendampingi klien selama proses pemeriksaan, baik penyelidikan maupun penyidikan.
"Kalau bisa diperinci lebih lanjut karena memang itu sangat menyediakan. Selama ini kita antar klien ke KPK, kita disuruh duduk kayak patung di bawah. Pak Jokowi, diperiksa pengacaranya duduk di belakang. Itu sangat tidak ada harga diri pengacara," papar Hotman. (Tri/P-3)
Penaikan iuran JKN bagi peserta mandiri belum tepat dilakukan dalam waktu dekat. Ia mengingatkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat masih menghadapi tekanan.
Selain RUU Perampasan Aset, Dasco menyebut DPR RI juga menyiapkan pembahasan sejumlah rancangan undang-undang lainnya.
Amnesty International Indonesia menilai kematian pelajar 14 tahun di Tual, Maluku, memperpanjang dugaan pembunuhan di luar hukum oleh aparat dan mendesak reformasi struktural Polri.
Jika pengadaan kendaraan dilakukan melalui impor besar-besaran, pemerintah perlu menjelaskan secara transparan alasan teknis dan kapasitas produksi dalam negeri.
Firman Soebagyo kritik impor garam Australia dan nilai pemerintah lemah lindungi petani lokal. Komisi IV DPR desak bangun industri garam nasional.
Kepala BPKH Fadlul Imansyah menilai desain kelembagaan BPKH sudah tepat, namun perlu penguatan koordinasi teknis dan harmonisasi regulasi dalam RUU Pengelolaan Keuangan Haji.
Yanto menegaskan bahwa reformulasi KUHAP merupakan kebutuhan mendesak seiring dengan tantangan implementasi hukum acara pidana di era demokrasi dan perlindungan HAM.
Menurut dia, PERADI SAI menilai keputusan ini sebagai tonggak penting untuk memperkuat posisi advokat dalam sistem peradilan pidana.
Hal itu disampaikan Juniver usai rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI di Ruang Rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (24/3).
Juniver Girsang menyoroti poin tersebut saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) menerima masukan terkait revisi KUHAP di Komisi III DPR. Menurut dia, perlu penegasan dalam ayat tersebut.
Juniver mengingatkan ulang tentang pentingnya segera dibentuk Dewan Advokat Nasional (DAN) termasuk dibentuknya Dewan Kehormatan Pusat Bersama (DKPB).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved