Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Kasus kematian seorang diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) berinisial ADP, 39, yang ditemukan tewas di kamar kosnya dengan kepala terlilit lakban terus menyisakan tanda tanya.
Sosiolog Kriminalitas sekaligus Dosen Purna dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Soeprapto menduga korban merupakan korban pembunuhan. Hal itu terlihat dari kondisi lilitan lakban yang menutupi semua wajah dan posisi tubuh yang tidak menunjukkan ada tanda-tanda gelagapan akibat pernafasan tersumbat.
"Sangat mungkin korban itu dibunuh dengan cara dibius terlebih dahulu, ada dugaan seperti itu," kata Soeprapto saat dihubungi, Minggu (13/7).
Namun demikian, Soeprapto menegaskan hal itu tentunya harus dibuktikan dengan dukungan bukti yang telah dimiliki oleh kepolisian. Termasuk bukti CCTV baru yang memperlihatkan orang lalu lalang di sekitar kos korban.
"Dengan dukungan bukti baru dari CCTV bahwa ada orang lalu lalang, maka polisi bisa mendalami siapa dan kapan sosok lalu lalang itu terjadi, dan mendalami serta melengkapi hasil autopsi untuk memastikan adakah makanan, minuman, dan lakban yang mengandung obat bius atau zat yang mematikan," ujarnya.
Diketahui sebelumnya, polisi masih menyelidiki penyebab kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) berinisial ADP, 39, yang ditemukan tewas dengan terlilit lakban di kamar indekosnya di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.
Kapolsek Menteng Rezha Rahandhi mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lab forensik sidik jari pada lakban yang melilit kepala korban.
"Baru pemeriksaan saksi-saksi saja. Kami menunggu hasil juga dari labfor Untuk pemeriksaan yang sisa lakbannya dan sidik jarinya segala macam yang tertempel gitu," kata Rezha kepada wartawan, Selasa (9/7).
Pihak kepolisian juga masih melakukan pemeriksaan terhadap CCTV yang ada di lokasi.
"CCTV sudah ada, sudah kita amankan cuma prosesnya tidak langsung seperti ini karena itu kepotong-potong," ujarnya.
"Jadi kita harus recording ulang untuk menyatukan posisi selama satu malam itu," imbuhnya. (Fik/P-1)
Polisi menyebut ada luka pada bagian kepala dari mayat ibu berinisial TSL dan anak perempuannya berinisial ES yang ditemukan dalam bak penampungan air.
Seorang nenek ditemukan tewas di rumahnya yang juga dijadikan toko kelontong di kawasan Cabangbungin, Kab Bekasi, Jawa Barat. Korban yang ditemukan dengan kondisi terikat itu diduga dibunuh.
Polisi membeberkan kronologi pembunuhan terhadap pemain sinetron "Mak Lampir" Sandy Permana, 46. Sandy disebut tewas dibunuh setelah bertemu seseorang.
Ade mengatakan keinginan itu didapatkan melalui bisikan yang didapatkan sekali saat melakukan eksekusi pembunuhan dan penganiayaan.
Kepolisian memeriksa lima orang saksi yang merupakan petugas keamanan perumahan dari kasus remaja berinisial MAS (14) yang membunuh dengan menusuk ayah dan neneknya hingga tewas.
Kemenlu RI bekerja sama dengan KBRI Phnom Penh memfasilitasi kepulangan gelombang ketiga warga negara Indonesia atau pekerja migran Indonesia bermasalah sektor penipuan daring dari Kamboja.
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan terus memantau perkembangan kasus virus Nipah di India, khususnya di negara bagian Benggala Barat, India timur.
MENTERI Luar Negeri RI Sugiono menyatakan bahwa Board of Peace (Dewan Perdamaian) merupakan inisiatif internasional yang muncul untuk menciptakan perdamaian di Jalur Gaza, Palestina.
Pemulangan 96 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi dilakukan sebagai bagian dari upaya pelindungan negara.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved