Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Senior dari Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli menilai Megawati Soekarnoputri akan terpilih kembali menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP). Ia mengatakan dukungan dari elite dan arus bawah partai membuat Megawati akan melanjutkan kepemimpinannya di PDIP pada periode 2025-2030.
"Saya kira memang masih banyak di kalangan elite dan arus bawah yang ingin agar Ibu Megawati menjadi Ketum PDIP lagi," kata Romli kepada Media Indonesia, Senin (2/6).
Ia mengatakan akan berisiko bagi PDIP jika mengganti Megawati dari kursi ketua umum. Ia menilai saat ini Megawati merupakan sosok yang mampu menjaga soliditas partai di tengah tantangan yang dialami. Salah satunya ialah terkait proses hukum yang dijalani Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
"Apalagi PDIP saat sedang mengalami berbagai tantangan sehingga butuh sosok untuk menjaga PDIP tetap kuat dan solid," katanya.
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menyebut kongres yang akan berlangsung tahun ini akan menetapkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan periode 2025-2030. Ia mengatakan kader PDIP menginginkan Megawati kembali memimpin partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
"Saya sampaikan bahwa arus bawah itu menghendaki itu ketua umum tetap ibu Megawati Soekarnoputri. Sehingga Kongres tinggal mengukuhkan beliau sebagai ketua umum dan diberikan kewenangan penuh untuk menyusun kepengurusan DPP periode 2025-2030. Jadi tunggu saja," kata Djarot di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (1/6).
Namun demikian, Djarot belum mengungkapkan kapan kongres PDIP akan dilaksanakan. Ia mengatakan jadwal kongres menunggu keputusan Megawati.
"Kongres, tunggu keputusan dari ketua umum kareena anggaran dasar dan anggaran rumah tangga kita itu menyebutkan bahwa yang menentukan kapan kongres dilaksanakan adalah ketua umum," katanya. (H-3)
Hasto Kristiyanto membeberkan suasana pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka yang berlangsung sangat cair.
PERTEMUAN antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hari ini (20/3) dinilai membantah spekulasi keretakan hubungan keduanya yang sempat beredar di publik.
Pertemuan yang membahas persatuan dan semangat kebangsaan itu bertujuan untuk mempererat silaturahim menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka (19/3). Pertemuan hangat ini bahas isu strategis & silaturahmi tokoh bangsa.
Surat Megawati kepada Mojtaba Khamenei itu diserahkan kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Tasyakuran atas penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Megawati serta pelaksanaan ibadah umrah bersama kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan contoh konkret dari para pemimpin terkait upaya efisiensi anggaran negara.
Adapun peresmian taman tersebut juga turut dihadiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Surat Megawati kepada Mojtaba Khamenei itu diserahkan kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Tasyakuran atas penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Megawati serta pelaksanaan ibadah umrah bersama kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved