Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR Telematika, Roy Suryo, dilaporkan ke Bareskrim Polri karena diduga membuat gaduh mengenai isu dugaan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) palsu. Roy Suryo dilaporkan bersama dua orang lainnya, yakni pria berinisial RS dan dokter perempuan berinisial T. Laporan dilayangkan oleh Peradi Bersatu yang membentuk Tim Advokate Public Defender untuk memproses hukum ini.
Ketua Umum Peradi Bersatu yang juga Ketua Tim Advokate Public Defender, Zevrijn Boy Kanu mengatakan ketiga orang itu dilaporkan karena telah membuat kegaduhan di tengah masyarakat Indonesia soal tuduhan ijazah Jokowi palsu. Ia berharap pelaporan ini bertujuan untuk menjaga ketenangan masyarakat dan tidak ada kegaduhan-kegaduhan soal isu tersebut.
"Kita coba melaporkan mengenai dugaan, penghinaan, hasutan dan juga membuat gaduh. Jadi ada beberapa pasal yang kita akan coba kemukakan, tergantung pada nanti penyidiknya, yang mana pasal yang lebih tepat," kata Zevrijn di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (24/4).
Zevrijn mengatakan kondisi kegaduhan ini tidak bisa dibiarkan, karena akan merugikan masyarakat. Maka itu, ia melaporkan tiga orang tersebut ke Bareskrim Polri.
"Bahwa kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Jika dibiarkan terus ini, masyarakat kita akan dirugikan. Akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh karena kita membatasi, kita datang pada hari ini untuk melaporkan oknum-oknum tertentu," ucapnya.
Sementara itu, tim Tim Advocate Public Defender, Lechuman mengatakan dalam proses pelaporan, tim hukum membawa sejumlah barang bukti untuk mendukung aduan mereka. Namun, mereka belum merinci secara publik bukti-bukti tersebut demi menjaga proses penyelidikan.
"Ini apakah memadai atau belum kan nanti biarkan penyelidik yang menentukan. Tapi yang jelas, ini lah dia (bukti). Sebagian ini masih potongan yang kita kumpulkan, yang barangkali nanti kita sajikan dulu ke penyelidik," ungkapnya.
Para pelapor masih membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri. Nantinya, Bareskrim Polri akan menerbitkan dokumen registrasi pelaporan tersebut.
Laporan tersebut dilakukan setelah serangkaian upaya oleh Roy Suryo untuk membongkar dugaan ketidakberesan terkait ijazah yang dimiliki Jokowi.
Isu keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi perbincangan publik. Polemik ini mencuat setelah muncul gugatan hukum yang mempertanyakan keabsahan ijazah tingkat SMA Jokowi, yang kini terdaftar secara resmi di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta. Gugatan mengenai dugaan ijazah palsu Jokowi tersebut resmi didaftarkan pada Senin, 14 April 2025, dengan nomor perkara 99/Pdt.G/2025/PN Skt.
Tidak berselang lama, pada Selasa, 15 April 2025, kelompok Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) mendatangi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Mereka menuntut klarifikasi resmi dari pihak UGM terkait dugaan ijazah palsu tersebut. Mereka meminta bukti konkret yang dapat membuktikan bahwa ijazah Jokowi benar-benar diterbitkan oleh institusi tersebut dan sah secara hukum. (P-4)
Penghapusan kearsipan tersebut, kata August, sesuai dengan masa retensi yang tercatat di Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2023 dan terkait ijazah merupakan berkas yang permanen.
Kritikus Politik Faizal Assegaf mengusulkan kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang menjerat Roy Suryo cs dapat diselesaikan dengan mediasi.
Pernyataan klarifikasi dari para alumni UGM tak akan meredakan polemik dugaan ijazah palsu Jokowi
Jokowi juga tetap mengakui bahwa Ir. Kasmujo juga pembimbingnya.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan isi hatinya soal tuduhan ijazah palsu dalam acara reuni ke-45 Angkatan 80 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Penyidik Polda Metro masih menunggu hasil pendapat dari para ahli soal dugaan penghasutan tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)
POLDA Metro Jaya resmi menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap Eggi Sudjana (ES) dan Damai Hari Lubis (DHL), kasus Roy Suryo jalan terus.
SP3 dikeluarkan terhadap dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Eggi Sudjana (ES) dan Damai Hari Lubis (DHL).
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Roy pun memperlihatkan sebuah kertas yang menampilkan foto Jokowi berpelukan dengan Eggi Sudjana. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu memastikan foto tersebut palsu.
Refly mengaku baru dapat informasi bahwa saksi dan ahli meringankan itu dipanggil untuk diperiksa pada Selasa (20/1).
Akankah trio Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr Tifa akhirnya ditinggalkan sendirian melawan Jokowi di medan hukum?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved