Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar pendidikan antirasuah bersama dengan Institute Akuntan Publik Indonesia (IAPI) pada Senin, 21 April 2025. Kegiatan itu dinilai penting untuk menyegah adanya pelanggaran etik yang berpotensi membuat korupsi terjadi.
“Risiko terjadinya pelanggaran etika oleh akuntan publik dapat ditekan secara efektif,” kata Wakil Ketua KPK Agus Joko Pramono melalui keterangan tertulis, Selasa (22/4).
Agus mengatakan, pelanggaran etik bagi akuntan publik bisa menimbulkan korupsi karena pekerjaan mereka mengaudit proyek, yang sebagian berkaitan dengan kerja pemerintah. Karenanya, integritas yang tinggi mesti dibangun di dalam diri mereka.
“Dan profesional akuntan ke depannya akan senantiasa mempertimbangkan dampak yang dapat timbul apabila integritas tidak dijalankan secara menyeluruh, konsisten, dan jujur,” ucap Agus.
Integritas yang tinggi bagi para akuntan dinilai bisa membangun ekosistem antikorupsi. Jika mereka tidak bisa disuap, koruptor susah untuk mendapatkan keuntungan pribadi.
“Langkah ini, pada akhirnya, menjadi kontribusi nyata profesi akuntan dalam membangun ekosistem antikorupsi di Indonesia,” ujar Agus. (Can/P-3)
Sulit menepis kecurigaan publik bahwa ada kekuatan besar yang ikut memengaruhi arah penegakan hukum.
Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengirim spanduk sindiran ke KPK terkait pengalihan tahanan Yaqut Cholil Qoumas. Desak KPK tidak lakukan blunder diskriminatif.
Pengamat mengkritik kebijakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sempat memberikan status tahanan rumah kepada mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas
ANGGOTA Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan penjelasan mendetail terkait polemik peralihan penahanan Yaqut Cholil Qoumas.
Langkah KPK terkait pengalihan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah menjelang Idul Fitri 2026 mencederai kepercayaan publik.
Simak kronologi lengkap mantan menteri agamaYaqut Cholil Qoumas tahanan rumah saat Lebaran 2026 sebelum akhirnya dikembalikan ke Rutan KPK
DI tengah gempuran outcome artificial intelligence, otomatisasi, dan disrupsi digital, banyak yang meragukan masa depan profesi akuntan publik.
KECERDASAN buatan kini memasuki ruang paling sensitif dalam dunia profesi yaitu ruang penilaian dan kepercayaan. Dalam dunia audit, AI tidak lagi sekadar alat bantu pengujian data.
Transformasi digital telah mengubah hampir seluruh aspek bisnis, termasuk profesi audit dan akuntansi.
Menurut Ketua Dewan Sertifikasi IAPI, Aria Kanaka, modul yang di-launching merupakan bentuk nyata dukungan IAPI terhadap peningkatan kualitas pembelajaran serta kompetensi ujian.
Program sertifikasi ini dirancang untuk membekali para peserta dengan keahlian investigasi yang mumpuni, berbasis pada Standar Jasa Investigasi (SJI) yang telah ditetapkan IAPI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved