Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM 3 juta rumah subsidi untuk anggota Polri mulai berjalan. Proses ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kampung Purwasari, Desa Cengkong, Kabupaten Karawang Timur, Jawa Barat.
Peletakan batu pertama ini juga dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kapolri bersyukur atas mulainya pembangunan rumah bagi anggotanya.
“Alhamdulillah, hari ini kita semuanya berkumpul untuk bersama-sama mendukung apa yang menjadi program dan kebijakan Bapak Presiden terkait dengan pembangunan 3 juta rumah,” kata Kapolri di lokasi Selasa (4/3).
Listyo mengatakan dalam tahap awal, ditargetkan 100 ribu unit rumah rampung dibangun tahun ini. Rumah itu akan dibangun di seluruh wilayah Polda jajaran.
Program ini dinilai penting, karena rumah adalah kebutuhan mendasar yang tentunya menjadi salah satu harapan dari personel Polri.
“Ternyata kebutuhannya mungkin bisa lebih besar lagi. Sehingga, dengan demikian tentunya kalau memang semuanya berjalan dengan baik, harapan kita, target kita tidak hanya 100 ribu, tapi mungkin bisa lebih dari itu dan ini tentunya betul-betul bisa bermanfaat bagi anggota Polri," ungkap mantan Kabareskrim Polri itu.
Lebih lanjut, Kapolri mengatakan program ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dengan program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah, diharapkan dapat meningkatkan ekonomi daerah.
“Karena kita tahu bahwa sektor properti, sektor perumahan ini betul-betul menimbulkan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya dari hal ekonomi itu,” pungkas Listyo.
Dalam kegiatan peletakan batu pertama ini Kapolri didampingi, Irwasum Polri Komjen. Pol. Dedi Prasetyo, Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Akhmad Wiyagus, beserta para pejabat Mabes Polri. Kemudian, hadir dari Kapok Sahli TNI Brigjen Arh. Albertus Magnus Suharyadi, Dirut PT Asabri Jepri Haryadi, perwakilan BTN, perwakilan Tapera, dan lainnya. (Yon/P-3)
Gallup 2025 memberi skor 89 (Law and Order Index), peringkat 19 bagi Indonesia dari 144 negara.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Ia menyoroti langkah Presiden yang telah membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai upaya yang seharusnya dihormati oleh parlemen.
Penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan masalah baru dalam sistem komando dan pengambilan keputusan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menyatakan bahwa Polri harus tetap berada langsung di bawah Presiden sebagai alat negara di bidang keamanan.
Lembaga think tank Rumah Politik Indonesia (RPI) mengungkapkan optimismenya terhadap transformasi besar yang akan dialami Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
KONDISI jalan berlubang dan rusak parah di jalur Pantura, Jawa Barat, menjadi kendala masyarakat jelang musim mudik lebaran. Dedi Mulyadi mengatakan kerusakan dari Bekasi sampai Cirebon
Bantuan lain juga diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk warga terdampak. Gubernur menyerahkan dana Rp10 juta untuk 34 kepala keluarga.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengembalikan fungsi gunung sebagai 'pananggeuhan' atau tempat untuk bersandar.
SELURUH korban tanah longsor di Kampung Pasir Kuning Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat akan direlokasi. Selain itu, lahan bekas longsor Cisarua akan dijadikan hutan.
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved