Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DOSEN kajian ilmu kepolisian Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) Surya Nita memandang perlu memperkuat fungsi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia.
Nita menyampaikan pernyataan tersebut usai 18 anggota polisi terlibat dalam kasus dugaan pemerasan terhadap sejumlah warga negara Malaysia pada festival musik Djakarta Warehouse Project (DWP).
"Pandangan saya, perlu dikuatkan fungsi Kompolnas dalam mengawasi kinerja polisi," kata Nita saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Kamis.
Selain itu, dia mengatakan bahwa kerja sama antara Kompolnas dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri juga perlu dikuatkan dalam menegakkan kode etik profesi Polri.
Ia menilai pembentukan lembaga pengawasan independen untuk menegakkan etik polisi di luar Divisi Propam Polri masih belum dibutuhkan.
Menurut dia, saat ini penegakan etik masih perlu dilakukan oleh Divisi Propam Polri, tetapi perbaikan-perbaikan agar polisi di Tanah Air dapat bekerja secara profesional juga masih dibutuhkan.
"Divisi Propam harus membuka diri untuk siap dikritik dan siap bekerja sama dalam membenahi kode etik polisi," ujarnya.
Sebelumnya, belasan personel polisi yang terdiri atas personel Kepolisian Daerah Metro Jaya, Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat, dan Kepolisian Sektor Metro Kemayoran diduga memeras 45 orang penonton DWP.
Kepala Divisi Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Selasa (24/12), mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan barang bukti uang Rp2,5 miliar.
"Kalau terkait dengan motif, masih kami dalami. Artinya, ini cukup harus kami gali karena ini menyangkut beberapa satuan kerja, mulai dari polsek, polres, hingga polda juga," kata Karim.
Adapun beberapa kasus lain yang berkaitan dengan polisi dan mendapatkan sorotan publik, di antaranya polisi tembak polisi di Solok Selatan, polisi tembak siswa di Semarang, dan polisi tembak warga di Palangka Raya. (Ant/H-2)
IRCOMM Group menghadirkan program khusus bagi peneliti dan akademisi. Sebanyak 12 penulis terpilih yang berhasil submit dan lolos tahap editorial review akan mendapatkan sejumlah manfaat.
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi diabetes di Indonesia mencapai 8,5%.`
Komdigi mencatat telah memblokir lebih dari 2,4 juta situs dan konten terkait judi online sepanjang periode 20 Oktober 2024 hingga 2 November 2025.
Dengan kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga legislatif, diharapkan peraturan perundang-undangan nasional dapat disusun lebih komprehensif dan humanis.
Pigai menilai, sinergi antara pemerintah dan kampus menjadi langkah strategis dalam memperluas pemahaman HAM secara akademik dan praktis.
DUTA Besar Republik Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab, melakukan pertemuan dengan sejumlah akademisi yang menetap di Montreal pada 3 September 2025.
IPW mendorong keluarga korban maupun pendamping hukum untuk menempuh jalur pengaduan resmi jika menemukan dugaan pelanggaran oleh aparat kepolisian
Dalam peringatan HUT ke-23 Propam Polri, Kadiv Propam menegaskan komitmen untuk terus berbenah dan memperkuat integritas serta profesionalisme institusi kepolisian
Tujuh anggota Brimob telah diamankan terkait insiden kendaraan taktis (rantis) barracuda yang menabrak hingga menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol). Berikut identitasnya
Henry mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Mabes Polri.
AKB Fajar ditangkap oleh Divisi Propam Polri didampingi Paminal Polda NTT pada Kamis, 20 Februari 2025. P
DIVISI Propam Polri memeriksa anggota Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Tengah (Jateng) dugaan intimidasi terhadap personel band Sukatani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved