Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi I DPR Sukamta menyebut bahwa Kementerian Luar Negeri (Kemlu) perlu proaktif untuk membantu perjuangan kemerdekaan Palestina.
Menurut dia, sangat penting bagi Indonesia memegang teguh pada konstitusi terkait menghapus segala bentuk penjajahan di dunia, guna menyikapi konflik antara Israel dan Palestina.
"Indonesia harus tetap menolak hubungan diplomatik dengan Israel dan proaktif membantu perjuangan kemerdekaan Palestina," kata Sukamta dalam rapat bersama Kemlu di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin.
Bahkan, lanjut dia, Indonesia harus menolak bila ada tawaran seperti Abraham Accords atau model perjanjian lain yang memberikan keuntungan besar, tetapi memiliki syarat menjalin hubungan dengan Israel. Sikap tegas itu sejalan dengan amanah konstitusi dan nilai-nilai kemanusiaan.
Lebih lanjut Sukamta membeberkan, Indonesia melalui Kemlu juga harus memainkan peran lebih besar dalam menjaga perdamaian dunia dan memperjuangkan hak-hak bangsa Palestina. Oleh sebab itu, langkah diplomasi dan politik luar negeri harus lebih diperkuat ke depannya.
Selain itu, Sukamta juga menyebut bahwa pentingnya peningkatan anggaran Kemlu dari sebanyak Rp8 triliun menjadi minimal Rp20 triliun, guna memaksimalkan aktivitas diplomasi dan politik luar negeri, sehingga upaya memperkuat posisi Indonesia di kancah global.
"Harapannya, Kemlu dapat memperoleh alokasi anggaran yang lebih signifikan, mengingat perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap diplomasi dan politik luar negeri," ujar anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR tersebut.
Ia juga menyoroti perlunya restrukturisasi infrastruktur diplomasi dan pengelolaan aset sumber daya manusia (SDM) Kemlu. "Restrukturisasi Kemenlu sudah mendesak, terutama untuk menciptakan diplomat dengan keahlian spesifik di wilayah tertentu, seperti Timur Tengah dan ASEAN," kata politisi itu.
Langkah pengelolaan SDM, tambah dia, merupakan hal penting yang diyakini akan mampu meningkatkan kinerja Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terkait arah dan kebijakan diplomasi Indonesia ke depannya. (Ant/H-2)
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah memandang pembentukan Board of Peace (BoP) patut dicermati secara kritis, lembaga ini harus jelas soal roadmap kemerdekaan Palestina
RESIDEN Prabowo Subianto disebut menyadari risiko besar yang menyertai keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BOP), itu disampaikan mantan Wamenlu Dino Patti Djalal
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara atau two state solution saat melakukan kunjungan ke Islamabad
PERWAKILAN berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik menyampaikan Deklarasi Asia Pasifik untuk Palestina pada Konferensi Asia-Pasifik untuk Palestina 2025 yang digelar di Jakarta, 7-8 November 2025.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta berharap Presiden Prabowo Subianto dapat membawa hasil positif bagi kemerdekaan Palestina
Menurut Azis, perlawanan sengit yang ditunjukkan anak asuh Hector Souto membuktikan bahwa Indonesia bukan lagi sekadar pelengkap dalam peta futsal internasional.
Sudjatmiko menambahkan, pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, sebab, dana untuk perbaikan pascabencana mencapai angka Rp 70 triliun untuk tiga tahun.
Persoalan perbatasan di Papua tidak bisa lagi ditangani secara parsial. Dibutuhkan kewenangan yang lebih luas untuk menyinergikan lebih dari 40 kementerian dan lembaga yang terlibat.
Tanpa pilihan rakyat, kader partai tidak akan bisa terpilih menjadi anggota DPR. Namun setelah terpilih, justru partai politik memiliki kendali penuh melalui mekanisme recall.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Abidin mendorong adanya koordinasi cepat antara Kementerian Sosial dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan fisik sekolah di tingkat kabupaten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved