Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur dalam keikutsertaan Indonesia di Board of Peace (BoP), agar peran tersebut tetap sejalan dengan amanat konstitusi dan prinsip perdamaian yang berkeadilan. Muhammadiyah menilai, tanpa langkah strategis yang jelas, keanggotaan Indonesia di Board of Peace justru berisiko menjauh dari komitmen moral bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
“Keikutsertaan Indonesia dalam BoP harus tetap berada dalam koridor UUD 1945 dan prinsip dasar bahwa tidak ada perdamaian tanpa keadilan (there is no peace without justice),” demikian keterangan resmi Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diterima Media Indonesia, Minggu (28/2).
Muhammadiyah merekomendasikan agar pemerintah Indonesia secara aktif memperjuangkan penyesuaian Charter BoP dengan Resolusi DK PBB No. 2803 yang menjadi dasar hukum pembentukannya. Menurut Muhammadiyah, penyelarasan tersebut penting agar kewenangan Board of Peace tidak melampaui mandat dan tidak bertentangan dengan hukum internasional.
“Indonesia perlu mendesak agar tujuan Board of Peace dinyatakan secara terbuka dan tegas, yakni kemerdekaan Palestina, penghentian pendudukan Israel, serta pengakhiran perampasan tanah Palestina, khususnya di West Bank,” tegas Muhammadiyah.
Muhammadiyah juga menyoroti persoalan keterwakilan Palestina dalam Board of Peace. Di saat Israel tergabung sebagai anggota, Palestina justru tidak memiliki posisi resmi di lembaga tersebut.
“Berdasarkan amanat konstitusi untuk menghapus penjajahan, Indonesia perlu mengupayakan agar Palestina menjadi anggota Board of Peace atau setidaknya memastikan aspirasi rakyat Palestina disuarakan secara konsisten,” ujar Muhammadiyah.
Selain itu, Muhammadiyah mendorong Indonesia berperan aktif dalam diplomasi rekonsiliasi nasional Palestina. Persatuan faksi-faksi Palestina, khususnya Hamas dan Fatah, dinilai sebagai prasyarat penting bagi perjuangan kemerdekaan yang efektif dan berkelanjutan.
“Indonesia memiliki modal diplomatik dan kepercayaan internasional untuk mendorong rekonsiliasi Palestina sebagai bagian dari upaya menciptakan perdamaian yang adil,” pungkas Muhammadiyah.
Seperti diketahui, Board of Peace dibentuk berdasarkan Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 29 September 2025 dan kemudian didukung Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) melalui Resolusi No. 2803 tertanggal 17 November 2025. Indonesia tercatat sebagai salah satu negara yang menandatangani dan bergabung dalam lembaga tersebut. (H-4)
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah memandang pembentukan Board of Peace (BoP) patut dicermati secara kritis, lembaga ini harus jelas soal roadmap kemerdekaan Palestina
DEWAN Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (DPP ABI) mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengevaluasi secara menyeluruh keikutsertaan dalam forum internasional Board of Peace.
Warga Gaza harus bertahan hidup dan tak bisa menunggu pemimpin dunia mengambil tindakan.
PRESIDEN Prabowo Subianto dinilai mengambil sikap realistis terkait beegabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BOP). Itu disampaikan Wamenlu Dino Patti Djalal
RESIDEN Prabowo Subianto disebut menyadari risiko besar yang menyertai keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BOP), itu disampaikan mantan Wamenlu Dino Patti Djalal
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah memandang pembentukan Board of Peace (BoP) patut dicermati secara kritis, lembaga ini harus jelas soal roadmap kemerdekaan Palestina
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Citra satelit ungkap militer Israel buldoser Pemakaman Perang Gaza. Makam tentara Sekutu PD I & II hancur, memicu kecaman atas penodaan situs bersejarah militer.
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Mu’ti menuturkan, pertemuan berlangsung kondusif dan terbuka, tanpa perdebatan tajam antarormas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved