Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo akan mengakhiri masa jabatannya pada 20 Oktober mendatang. Ia mengatakan, setelah menanggalkan jabatan Kepala Negara, ia akan langsung pulang ke Solo pada hari itu juga.
"20 Oktober sore saya pulang ke Solo," ucap Jokowi saat ditemui awak media di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Selasa, (8/10).
Namun sayangnya, Jokowi tidak menjawab pertanyaan dari awak media terkait dengan kegiatan apa yang akan ia lakukan setelah pensiun dari jabatan presiden yang telah diembannya selama dua periode itu.
Baca juga : Jokowi Pastikan Keppres IKN Nusantara akan Diteken Prabowo
"Pulang ke Solo dulu. Pulang ke Solo dulu," tuturnya.
Ia pun tidak menjawab secara pasti apakah dirinya akan menemani presiden terpilih, yakni Prabowo Subianto yang akan menjadi Presiden Indonesia 2024-2029 pada saat pelantikannya nanti.
"Ya mungkin (menemani)," pungkasnya. (Z-11)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved